Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mengenal Gejala Infeksi Lambung dan Cara Mengatasinya Dengan Benar

infeksi lambung

Infeksi Lambung

Ketika mendengar istilah infeksi lambung, hal yang kerap muncul dan selalu dihubungkan dengan makanan pedas, stres, sampai gaya hidup yang tidak sehat. Akan tetapi, infeksi lambung sebenarnya diakibatkan oleh serangan bakteri yang bernama Helicobacter pylori.

Helicobacter pylori bisa masuk ke dalam tubuh manusia lewat apa yang dikonsumsi atau bahkan penggunaan alat makan yang sebelumnya sudah terkontaminasi oleh bakteri tersebut. Setelah itu Helicobacter pylori menyerang dinding lambung, dimana dinding lambung ini berfungsi sebagai pelindung bagi lambung dari produksi asam yang dipergunakan oleh tubuh untuk mencerna makanan.

Infeksi dari bakteri ini bisa merusak dinding lambung sehingga asam lambung bisa  mengakibatkan luka pada lambung. Luka inilah yang kemudian menyebabkan infeksi lambung yang efeknya makanan menjadi sulit dicerna. Jika dalam kondisi parah bisa mengakibatkan pendarahaan pada lambung.

Gejala infeksi lambung

Helicobacter pylori sebenarnya merupakan mikroorganisme yang terdapat pada sebagian orang-orang yang ada di dunia. Bakteri Helicobacter pylori bisa masuk ke dalam tubuh manusia dalam masa kanak-kanak, akan tetapi orang dewasa juga bisa terkena bakteri ini tanpa disadari.

Kebanyakan orang yang memiliki bakteri Helicobacter pylori dalam tubuhnya tidak menimbulkan gejala apapun. Jika bakteri itu sudah mengakibatkan luka, maka akan mengalami gejala infeksi lambung seperti dibawah ini:

  • Perut kembung
  • Sendawa berlebihan
  • Mual
  • Tidak nafsu makan
  • Terjadi penurunan berat badan
  • Perut terasa nyeri, terutama pada saat perut kosong (nyeri ini sangat mengganggu, tapi dapat datang dan pergi)
  • Heartburn (Sensasi panas dan perih di dada)

Dalam kasus yang sudah parah, infeksi lambung juga meimbulkan gejala yang harus segera dibawa ke dokter, seperti berikut:

  • Sulit dalam mengunyah dan menelan makanan
  • Anemia
  • Ketika buang air besar terdapat bercak darah pada feses
  • Terdapat bercak seperti kopi pada saat muntah

Gejala infeksi lambung yang sudah disebutkan diatas dapat menandakan penyakit lain. Maka dari itu sebaiknya Anda untuk meminta dokter untuk mendiagnosis agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Penyabab infeksi lambung

Sejumlah praktisi kesehatan belum bisa menemukan penyebab pasti dari infeksi lambung ini. Selain benda-benda yang terkontaminasi oleh bakteri H. pulori mungkin masuk ke dalam tubuh manusia melalui feses seseorang yang mempunyai bakteri ini, kontak langsung dengan air liur, dan juga muntah.

Sementara dari itu, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan infeksi lambung:

  • Tinggal di area yang kekurangan air bersih
  • Tinggal bersama orang yang menderita infeksi lambung yang diakibatkan oleh bakteri H. pylori 

Cara mengatasi infeksi lambung

Untuk bisa menentukan obat yang sesuai, terlebih dahulu dokter harus memastikan terlebih dahulu adanya bakteri H. Pylori dalam tubuh. Diagnosis seperti ini bisa dilakukan dengan berbagai tes, misalnya memeriksa suhu tubuh, feses, dan memasukkan selang khusus lambung yang gunanya untuk mengambil sampel jaringan di dinding lambung.

Setelah Anda dinyatakan positif mengidap infeksi bakteri H. pylori oleh dokter, maka dokter akan memberikan resep obat sesuai dengan kondisi yang Anda alami. Jenis obatnya adalah sebagai berikut:

  • Antibiotik. Dimakan obat ini berfungsi untuk membunuh bakteri pylori. Abat antibiotik ini ada banyak jenisnya, seperti amoxicillin, tinidazole, tetracycline, metronidazole, dan clarithromycin.
  • Obat pereda nyeri lambung. Obat ini berfungsi untuk menghambat produksi asam lambung berlebih. Contoh obatnya rabeprazole, pantoprazole, omeprazole, lansoprazole, esomeprazole, dan dexlansoprazole.
  • Bismut subsalisilate. Obat yang berfungsi untuk membantu antibiotik membunuh bakteri pylori.
  • Obat antihistamine. Untuk menghambat atau membendung produksi histamin atau zat kimia yang dapat merangsang untuk menghasilkan asam lambung berlebih. Contoh obatnya ranitidine, nizatidine, famotidine, dan cimetidine.

Selalu diingat untuk meminum obat sesuai resep dokter untuk menyembuhkan infeksi lambung. Mengkonsumsi antibiotik secara tidak benar atau asal-asalan, misalkan akan membuat bakteri pylori tersebut menjadi kebal sehingga besar kemungkinan Anda akan jadi makin memburuk. Jadi, selalu dengan resep dokter yaaaa...... 

Sumber: www.sehatq.com

Post a Comment for "Mengenal Gejala Infeksi Lambung dan Cara Mengatasinya Dengan Benar"