Protected by Copyscape DMCA.com Protection Status DMCA.com Protection Status Jenis-Jenis Strategi Pembelajaran - duniamanajemen.com Jenis-Jenis Strategi Pembelajaran - DUNIA MANAJEMEN

Jenis-Jenis Strategi Pembelajaran

Strategi pembelajaran dikembangkan atau diturunkan dari model pembelajaran. Dari beberapa pengertian strategi pembelajaran meliputi rencana, metode, dan perangkat kegiatan yang direncanakan untuk mencapai tujuan pengajaran tertentu. Untuk melaksanakan strategi tertentu diperlukan seperangkat metode pengajaran.

Newman dan Logan mengemukakan bahwasanya ada 4 unsur strategi dari setiap usaha, yaitu:
  1. Mengidentifikasi dan menetapkan spesifikasi dan kualifikasi hasil dan sasaran yang harus dicapai, dengan mempertimbangkan aspirasi dan selera masyarakat yang memerlukannya.
  2. Mempertimbangkan dan memilih Jalan pendekatan utama yang paling efektif untuk mencapai sasaran.
  3. Mempertimbangkan dan menetapkan langkah-langkah yang akan ditempuh sejauh titik awal sampai dengan sasaran.
  4. Mempertimbangkan dan menetapkan tolak ukur dan patokan ukuran untuk mengukur dan menilai Tara keberhasilan usaha.

Selanjutnya,mengutip dari pemikiran J.R. David, Wina Senjaya menyebutkan bahwa dalam strategi pembelajaran terkandung makna perencanaan. Artinya, pada dasarnya strategi masih bersifat konseptual tentang keputusan keputusan yang akan diambil dalam suatu pelaksanaan pembelajaran. Dapat dikelompokkan menjadi dua jika dilihat dari strateginya, yaitu exposition-discovery learning dan group-individual learning. Jika melihat dari cara pengolahan dan cara penyajiannya, strategi pembelajaran dapat dibedakan antara strategi pembelajaran deduktif dan strategi pembelajaran induktif. Karena strategi pembelajaran masih bersifat konseptual maka untuk mengimplementasikannya digunakan berbagai metode pembelajaran tertentu.

Jenis Strategi Pembelajaran


Berikut adalah beberapa jenis strategi pembelajaran:
1. Strategi pembelajaran langsung
Strategi pembelajaran langsung mempunyai ciri khas, dimana hal ini lebih berpusat pada guru dan paling sering digunakan. Pada strategi ini termasuk didalamnya metode-metode ceramah, pertanyaan didaktik, pengajaran eksplisit, praktek dan latihan serta demonstrasi. Dengan menggunakan strategi pembelajaran langsung efektif digunakan untuk mengembangkan keterampilan langkah demi Langkah dan memperluas informasi.

2. Strategi pembelajaran tidak langsung

Dalam strategi pembelajaran tidak langsung, dalam hal ini siswa yang lebih dilibatkan dalam melakukan pembentukan hipotesis, observasi, penyelidikan, atau pengembangan inferensi berdasarkan data. Dalam pembelajaran tidak langsung peran guru beralih dari penceramah menjadi fasilitator atau pendukung. Guru harus merancang lingkungan belajar untuk bagaimana siswa atau peserta didik bisa terlibat, dan Jika memungkinkan memberikan umpan balik kepada siswa ketika mereka melakukan inkuiri. Strategi pembelajaran tidak langsung mensyaratkan digunakannya bahan bahan sumber-sumber manusia, non cetak maupun cetak.

3. Strategi pembelajaran interaktif

Diskusi merupakan ciri dari strategi pembelajaran interaktif yang memungkinkan semua siswa menjadi aktif. Saeman dan Fellenz mengemukakan bahwa diskusi dan saling berbagi akan memberikan kesempatan kepada siswa untuk memberikan reaksi terhadap gagasan, pengalaman, pandangan, dan pengetahuan guru atau kelompok serta mencoba mencari alternatif dalam berpikir. Strategi pembelajaran interaktif dikembangkan dalam rentang pengelompokan dan metode metode interaktif. Di dalamnya terdapat bentuk-bentuk diskusi kelas, diskusi kelompok kecil, atau pengerjaan tugas berkelompok, dan kerjasama siswa secara berpasangan.

4. Strategi pembelajaran melalui pengalaman
Sekuens induktif merupakan bagian dari pembelajaran melalui pengalaman, berpusat pada siswa, dan berorientasi pada aktivitas. Penekanan dalam strategi belajar melalui Pengalaman adalah proses pada belajar dan bukan hasil belajar. Untuk pembelajaran dikelas ataupun diluar kelas, strategi ini memang cocok. Sebagai contoh, di dalam gelas dapat digunakan metode simulasi, sedangkan di luar kelas dapat dikembangkan metode observasi untuk memperoleh gambaran pendapat umum.

5. Strategi pembelajaran Mandiri

Inisiatif individu kemandirian dan peningkatan diri merupakan cara untuk membangun belajar madiri pada siswa. Pada strategi pembelajaran ini guru hanyalan menjadi fasilitator terhadap peserta didik. Belajar mandiri bisa dilakukan dengan cara berdiskusi dengan kelompok kecil atau dengan teman. Kelebihan strategi pembelajaran ini adalah membentuk pribadi siswa yang mandiri serta bertanggung jawab. Sedangkan kekurangannya adalah peserta didik belum bisa sepenuhnya menggunakan pembelajaran secara mandiri dan juga kedewasaan peserta didik belum maksimal.

0 Response to "Jenis-Jenis Strategi Pembelajaran"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel