Protected by Copyscape DMCA.com Protection Status DMCA.com Protection Status Fenomena Pendidikan Madrasah dalam Kerangka Pendidikan di Indonesia - duniamanajemen.com Fenomena Pendidikan Madrasah dalam Kerangka Pendidikan di Indonesia - DUNIA MANAJEMEN

Fenomena Pendidikan Madrasah dalam Kerangka Pendidikan di Indonesia

A.    Pengertian Pendidikan Islam
Dalam definisi maha luas, pendidikan adalah hidup, pandidikan adalah segala pengalaman belajar yang berlangsung dalam segala lingkungan dan sepanjang hidup. Pendidikan merupakan proses pengajaran yang diselenggarakan di sekolah sebagai bentuk lembaga pendidikan formal. Pendidikan adalah segala pengaruh yang diupayakan sekolah terhadap anak dan remaja yang diserahkan kepadanya agar mempunyai kemampuan yang sempurna dan kesadaran penuh terhadap hubungan-hubungan dan tugas-tugas sosial mereka.

Definisi alternatif atau luas terbatas, pendidikan adalah usaha sadar yang dilakukan oleh keluarga, masyarakat, dan pemerintah, melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan/atau latihan, yang berlangsung di sekolah dan di luar sekolah sepanjang hayat, untuk mempersiapkan pesertadidik agar dapat memainkan peranan dalam berbagai lingkungan hidup secara tepat di masa yang akan datang.

Banyak definisi yang dikemukakan oleh para ahli mengenai pendidikan Islam, tetapi menurut penulis intinya ada dua, yaitu : pertama, pendidikan Islam merupakan aktifitas pendidikan yang diselenggarakan atau didirikan dengan hasrat dan niat untuk mengejawantahkan ajaran dan nilai-nilai Islam. Dalam praktiknya di Indonesia.

Kedua, pendidikan Islam adalah sistem pendidikan yang dikembangkan dan disemangati atau dijiwai oleh ajaran dan nilai-nilai Islam. Dalam pengertian ini, pendidikan Islam bisa mencangkup :
  1. Pendidikan/guru/dosen, kepala madrasah/sekolah atau pimpinan perguruan tinggi dan tenaga kependidikan lainnya yang melakukan dan mengembangkan aktivitas kependidikanya disemangati atau dijiwai oleh ajaran dan nilai-nilai Islam.
  2. Komponen-komponen pendidikan lainnya, seperti tujuan, materi/bahan ajar, alat/media/sumber belajar, metode, evaluasi, lingkungan/konteks, manajemen, dan lain-lain yang disemangati/dijiwai oleh ajaran dan nilai-nilai Islam, atau yang berciri khas Islam.
Dari kedua pengertian pendidikan Islam tersebut, maka pengertian pertama lebih menekankan pada aspek kelembagaan dan program pendidikan Islam, dan yang kedua lebih menekankan pada aspek spirit Islam yang melekat pada setiap aktivitas pendidikan.

Fenomena Pendidikan Madrasah dalam Kerangka Pendidikan di Indonesia


B.    Pengertian Madrasah
Kata Madrasah merupakan isim makan dari “darasa” yang memiliki arti “tempat duduk untuk belajar”. Banyak menyebutkan bahwa madrasah ini sekarang menyatu dengan istilah sekolah  atau perguruan, terutama perguruan Islam.  Perkataan madrasah berasal dari bahasa Arab yang artinya tempat belajar.

Dengan keterangan yang ada diatas dapat kita pahami bahwa madrasah merupakan penekanannya sebagai suatu lembaga yang mengajarkan tentang ilmu-ilmu keislaman. Perkataan madrasah ditanah Arab ditunjukkan untuk semua sekolah secara umum, akan tetapi di Indonesia ditujukan untuk sekolah-sekolah yang mempelajari ajaran-ajaran Islam. Madrasah pada prinsipnya adalah kelanjutan dari sistem pesantren.

Ditinjau dari segi tingkatannya madrasah dibagi menjadi:
a.    Tingkat Ibtidaiyah ( Tingkat Dasar)
b.    Tingkat Tsanawiyah (Tingkat Menengah)
c.    Tingkat Aliyah (Tingkat Menengah Atas)

C.    Sejarah Perkembangan Madrasah di Indonesia
Pendidikan madrasah merupakan bukan lembaga pendidikan Islam yang berasal dari Indonesia, akan tetapi berasal dari dunia Islam yakni dari Timur Tengah yang berkembang sekitar abad ke-10 Masehi atau 11 Masehi. Madrasah berkembang sebagai simbol kebangkitan golongan sunni. Madrasah didirikan sebagai sarana transmisi ajaran-ajaran golongan sunni. Pada perkembangan selanjutnya, madrasah adalahlembaga pendidikan Islam formal seperti hanya dengan kuttab dan masjid. Seluruh dunia Islam telah mengadopsi sistem madrasah disamping kuttab dan masjid untuk mentransmisi nilai-nilai Islam. Pada awal perkembangannya madrasah tergolong lembaga pendidikan setingkat college (jika dibandingkan dengan lembaga pendidikan Islam saat ini).

Istilah “madrasah” juga diadopsi oleh masyarakat Indonesia, khususnya umat Islam. Pendidikan madrasah merupakan pendidikan tradisional di Timur Tengah, seperti surau, dayah, atau pesantren yang tidak mengenal sistem klasikal dan penjenjangan. Akan tetapi, setelah hadirnya madrasah di Indonesia menunjukkan sejumlah fenomena modern dalam sistem pendidikan Islam di Indonesia, seperti halnya perjenjangan, penggunaan bangku, bahkan memasukan pengetahuan umum sebagai bagian kurikulumnya. Di Indonesia madrasah digunakan sebagai jembatan,yang bertujuan untuk menghubungkan antara lembaga pendidikan umum dan lembaga pendidikan tradisional pesantren.
Sehingga dapat dikatakan bahwasanya madrasah pada awal abad ke-20 sudah mengalami perubahan sebagai lembaga pendidikan Islam modern.


D.    Sistem pendidikan dan pengajaran di Madrasah
Perpaduan antara sistem yang berlaku pada sekolah-sekolah modern dengan pondok pesantren, merupakan sistem pembelajaran yang digunakan di madrasah. Proses perpaduan tersebut berlangsung secara berangsur-angsur mulai dan mengikuti sistem klasikal. Pada mulanya sistem pengajian kitab yang selama ini dilakukan, kemudian diganti dengan bidang pelajaran-pelajaran tertentu, walaupun masih menggunakan kitab-kitab yang lama. Sementara itu kenaikan tingkatpun ditentukan oleh penguasaan terhadap sejumlah bidang pelajaran.

Karena adanya pengaruh dari ide pembaharuan-pembaharuan yang berkembang di dunia Islam dan juga kebangkitan nasional bangsa Indonesia, sedikit demi sedikit mengakibatkan pelajaran umum masuk ke dalam kurikulum madrasah. Buku-buku pelajaran agama mulai disusun khusus sesuai dengan tingkatan madrasah, sebagaimana halnya dengan buku-buku pengetahuan umum yang berlaku di sekolah-sekolah umum. Bahkan kemudian lahirlah madrasah-madrasah yang mengikuti sistem penjenjangan dan bentuk-bentuk sekolah modern, seperti Madrasah Ibtidaiyah sama dengan Sekolah Dasar, Madrasah Tsanawiyah sama dengan Sekolah Menengah Pertama, Madrasah Aliyah sama dengan Sekolah Menengah Atas.

Pengetahuan umum yang diajarkan di madarasah adalah:
  1. Sejarah Indonesia dan Dunia
  2. Membaca dan menulis (huruf latin) bahasa Indonesia
  3. Ilmu Bumi (IPA)
  4. Berhitung (matematika)
  5. Olahraga dan Kesehatan
Sumber Rujukan:
  • Asrohah, Hanun. Sejarah Pendidikan Islam. Jakarta: PT. Logos Wacana Ilmu, 1999.
  • Daulay, Haidar Putra. Sejarah Pertumbuhan dan Pembaruan Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Kencana, 2009.
  • Hasbullah. Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 1999.
  • Muhaimin. Manajemen Pendidikan. Jakarta: Kencana, 2009.
  • Nizar, Samsul. Sejarah Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana, 2007.
  • Subhan, Arief. Lembaga pendidikan islam indonesia abad ke-20. Jakarta: kencana, 2012.
  • Zuhairini, Sejarah Pendidikan Islam. Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2004.

0 Response to "Fenomena Pendidikan Madrasah dalam Kerangka Pendidikan di Indonesia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel