Pengertin Metode Diskusi

Metode berasal dari bahasa Yunani methodos yang berarti cara atau jalan yang ditempuh. Sehubungan dengan upaya ilmiah, maka, metode menyangkut masalah cara kerja untuk dapat memahami objek yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan. Fungsi metode berarti sebagai alat untuk mencapai tujuan atau bagaimana cara melakukan atau membuat sesuatu.

Diskusi adalah metode pembelajaran yang mengharapkan siswa pada suatu permasalahan. Tujuan utama metode ini adalah untuk memecahkan suatu permasalahan, menjawab pertanyaan, menambah dan memahami pengetahuan siswa, serta untuk membuat suatu keputusan. Oleh karena itu, diskusi adalah bukan debat yang bersifat adu argumentasi. Diskusi lebih bersifat bertukar pengalaman untuk menentukan keputusan tertentu secara bersama-sama.

Secara umum ada dua jenis diskusi yang biasa dilakukan dalam proses pembelajaran. Pertama, diskusi kelompok, diskusi ini dinamakan juga diskusi kelas. Pada diskusi ini permasalahan yang disajikan oleh guru dipecat kan kelas secara keseluruhan. Pengaturan jalannya diskusi adalah guru. Kedua, diskusi kelompok kecil. Pada diskusi ini peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 3-7 orang, proses pelaksanaan diskusi ini dimulai dari guru menyajikan masalah dengan beberapa submasalah setiap kelompok memecahkan submasalah yang disampaikan guru. Proses diskusi diakhiri dengan laporan setiap kelompok.

Dalam proses pembelajaran pada berbagai jenjang pendidikan memang sudah terbiasa mendengar istilah "kerja kelompok" atau "diskusi kelompok" kelompok dapat dirumuskan sebagai himpunan orang-orang yang saling berhubungan yang jumlahnya lebih dari 3 orang yang terbentuk di kelas yang beranggotakan 3 sampai 5 orang bertujuan untuk memecahkan suatu permasalahan. Anggota-anggota tersebut masing-masing memberikan pandangan dan pendapatnya yang bisa berbeda satu sama lain tetapi bisa juga saling melengkapi sehingga terbentuk pendapat kelompok terhadap permasalahan tersebut.

Kelompok-kelompok diskusi yang dibentuk tidak selalu semua anggotanya aktif. Ada siswa yang menonjol dan aktif serta mendominasi arah diskusi, ada pula siswa yang pasif dan tidak banyak memberi kontribusi pada kelompoknya. Tentu saja, kelompok-kelompok pembelajaran sebagai "kelompok pencerahan" ini tidak menjalankan perannya dalam proses pembelajaran, tetapi hanya untuk tercatat sebagai anggota satu kelompok saja.

Berdasarkan pada uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa diskusi adalah metode pembelajaran yang menghadapkan siswa pada suatu permasalahan. Tujuan utama metode ini adalah untuk memecahkan suatu permasalahan, menjawab pertanyaan menambah dan memahami pengetahuan siswa, serta untuk membuat suatu keputusan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel