Pengertian Perubahan di Sekolah

Written by

Manajemen perubahan disekolah adalah suatu upaya yang dilakukan pihak sekolah, baik kepala sekolah dan juga staf-staf dibawahnya untuk mengelolah akibat-akibat yang ditimbulkan karena terjadinya perubahan dalam organisasi sekolah. Perubahan sekolah terjadi karena akibat-akibat yang berasal dari dalam maupun dari luar sekolah itu sendiri. Manajemen perubahan merupakan suatu proses secara sistematis dalam menerapkan pengetahuan sarana dan sumber daya yang diperlukan untuk mempengaruhi perubahan pada orang yang akan terkena dampak dari perubahan tersebut. Setiap organisasi sekolah dituntut untuk memiliki kemampuan berubah sebelum sekolah mengalami penurunan kinerja atau mati. Terdapat tiga waktu perubahan yang harus dipilih oleh pihak sekolah, dan ketiga pilihan tersebut memiliki konsekuensi yang berbeda.


1.    Hal - hal yang perlu diperhatikan dalam sebuah lembaga sekolah. 

  • Pertama adalah pilihan yang paling baik, namun sering kali sulit untuk dilaksanakan karena membutuhkan pemimpin yang memiliki sifat visioner. Perubahan dilakukan secara evoliusioner pada saat sekolah sedang dalam keadaan masa-masa kejayaaan. Jika perubahan sekolah memiliki perubahan pada saat ini, tidak akan dibutuhkan energi yang sangat besar. Karena performa sekolah dalam kadaan sangat baik. Perubahan sekolah yang dalam keadaan jaya dan kaya akan membutuhkan dana untuk melakukan dengan mudah pula dapat dipenuhi. Kepercayaan lingkungan eksternal sangat tinggi. Namun kepala sekolah harus meyakinkan kepada seluruh SDM dalam lembaga atau sekolah bahwa perubahan harus dilakukan tentunya perubahan yang lebih baik lagi.
  • Kedua adalah waktu, perubahan yang dipilih disadari ketika sekolah mulai mengalami penurunan kinerja. Perubahan ini disebut dengan turnaround.sekolah sudah harus memiliki mengalami perubahanjika tidak ingin penurunan kinerja organisasi akan teerus berlangsung dan kemudian mengalami kematian. Pada saat ini, sekolah harus menjalankan disiplin yang tinggi untuk memastikan bahwa perubahn sudah pada arah yang benar. Pemimpin sekolah harus bekerja keras untuk mengawal proses perubahan karena pada saat ii sekolah sudah mengalami penurunan. Namun demikian kepercayaan masyarakat atau beberapa faktor kunci masih dapat diandalkan untuk kehidupan sekolah.
  • Ketiga adalah perubahan sekolah yang dilakukan ketika sekolah tersebut telah mengalami kebangkrutan dan hampir mati. Perubahan yang dilakukan pada saat ini adalah perubahan yang paling berat. Perubahan yang dilakukan pada saat ini sudah termasuk dalam manajemen krisis. Pada saat ini sekolah sudah diibaratkan memiliki penyakit yang sangat kronis, produk atau layannan organisasi tersebut sudah tidak kompetitif lagi. Sumber daya yang ada sudah kadaluarsa, SDM sudah tidak memiliki semangat lagi untuk bekerja, dan iklim organisasi sudah tidak sehat. Namun tetap saja masih mempunyai harapan, karena produk atau jasa sejjenis yang dihasilkan oleh sekolah tersebut masih menjadi kebuutuhan yang masyarakat. 

Dari ketiga pemapamaran diatas maka ditarik kesimpulan bahwa, dalam suatu sekolah tersebut membutuhkan pemimpin perubahan dengan empat kekuatan, yaitu: Visioner, Realistis, mencintai pekerjaannya dan pemberani, serta memiliki etika yang baik. Kedisiplinan yang tinggi serta ketepatan mengambil perioritas yang sangat penting. Karena sumber daya sekolah yang sangat terbatas. Perubahan tentang selera masyarakat terhadap pendidikan juga mengalami perubahan. Jika sebelumnya sekolah hanya dituntut menghasilkan lulusan yang lebih menguasai ilmu agama dibandingkan dengan ilmu umum, namun sekarang banyak masyarakat mengiginkan sekolah menghasilkan lulusan yang menguasai ilmu agama maupun ilmu umum.
SHOW or HIDE COMMENT

No comments:

Post a Comment

close