Pendidikan di Indonesia

Written by


Penyelenggaraan pendidikan nasional didasarkan atas landasan ideal, konstitusinal, dan operasional. Dasar ideal pendidikan nasional adalah falsafah negara, yakni pancasila dengan seluruh lima sila yang ada; Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradap, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat dan kebijaksanaan dalam permusyawwaratan perwakilan, dan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dan dasar konstitusional pendidikan nasional adalah UUD 45.

a.    Tujuan Pendidikan Nasional
Tujuan pendidikan nasional didasarkan atas visi dan misi pembangunan pendidikan nasional. Visi pendidikan nasional adalah; “Terwujudnya sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga negara indonesia berkembang menjadi manusia berkualitas sehingga mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah”.
Sedangkan misi pendidikan nasional adalah : (1) mengupayakan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu bagi seluruh rakyat indonesia; (2) membantu dan memfasilitasi pengembangan potensi anak bangsa secara utuh sejak usia dini sampai akhir hayat dalam rangka mewujudkan masyarakat belajar; (3) meningkatkan kesiapan masukan dan kualitas proses pendidikan untuk mengoptimalkan pembentukan kepribadian bermoral; (4) meningkatkan keprofesionalan dan akuntabilitas lembaga pendidikan sebagai pusat pembudayaan ilmu pengetahuan, keterampilan, pengalaman, sikap, dan nilai berdasarkan standar nasional dan global, dan (5) memberdayakan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan berdasaran prinsip otonomi dalam kontek Negara Republik Indonesia.

b.    Tujuan Institusional
Tujuan institusional adalah tujuan pendidikan yang secara formal dirumuskan untuk masing-masing lembaga pendidikan yang ada, dalam hal ini, dikenal; tujuan pendidikan di tingkat SD, tujuan pendidikan di SMP, tujuan pendidikan di SMA, dan tujuan pendidikan di Perguruan Tinggi. Tujuan institusional ini tertuang dalam setiap kurikulum sekolah, dan secara hirarkis tujuan ini dibawah tujuan pendidikan nasional, dan pada hakikatnya tujuan institusional merupakan tujuan yang bersifat sementara yang mengarah dan berakhir pada tercapainya keluarga pendidikan yang berkompetensi personal, sosial, profesional yang fungsional bagi diri sendiri, masyarakat dan negara. Penanggung jawab terhadap keberhasilan tujuan institusioanal ini adalah kepala sekolah.

c.    Tujuan Kurikuler
Tujuan kurikuler adalah tujuan yang hendak dicapai pada masing-masing mata pelajaran. Misalnya, tujuan mata pelajaran matematika, tujuan mempelajari sejarah dan lain-lain. Tujuan kurikuler ini tertuang dalam Garis-Garis Besar Program Pengajaran (GBPP) tiang bidang studi. Secara hirarkis tujuan kurikuler dibawahi langsung oleh tujuan institusional. Akumulasi tujuan-tujuan kurikuler inilah yang diharapkan dapat memenuhi terget pencapaian tujuan institusional. Citra tujuan kurikuler adalah terbentuknya siswa yang berketerampilan teknologi dalam berbagai macam bidang studi. Penanggung jawab terhadap keberhasilan tujuan kurikuler adalah guru tiap bidan studi.

d.    Tujuan Instruksional
Adalah tujuan pendidikan yang hendak dicapai setelah pelajaran (pokok bahasan) berlangsung dalam setiap bidang studi. Tujuan instruksional ini lazim disebut tujuan pengajaran karena pencapaiannya langsung dapat diukur pada akhir kegiatan yang dilakukan. Tujuan ini dibagi menjadi dua macam; tujuan institusional umum dan tujuan institusional khusus. Citra yang diharapkan dari tujuan institusional adalah siswa yang dapat mengembangkan kepribadian, kemampuan berfikir dan keterampilan dalam hal-hal yang sedang dipelajari. Sedangkan yang bertanggung jawab terhadap keberhasilan tujuan ini adalah guru tiap bidang studi.
SHOW or HIDE COMMENT

No comments:

Post a Comment

close