Manajemen Perubahan di Pesantren

Written by


Menurut Winardi, perubahan adalah beralihnya keadaan sebelumnya (the before condition) menjadi keadaan setelahnya (the after condition).  Perubahan dari segi waktu ada yang bersifat evolusi dan revolusi kemudian perubahan bisa dilihat dari bentuk, sikap, pemikiran, dan bahkan keterampilan.
Perubahan adalah sebuah kepastian yang akan terjadi pada semua elemen kehidupan. Perubahan juga telah dijelaskan sesuai dengan penjelasan dalam potongan QS. Al-Anfal ayat 53: “Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri:. Dalam artian lebih jelas dijelaskan dalam tafsir Jalalain “Tuhan tidak akan merubah keadaan mereka selama mereka tidak merubah sebab-sebab kemunduran mereka”.

Dengan demikian dapat didefinisikan manajemen perubahan adalah suatu proses secara sistematis dalam menerapkan pengetahuan, sarana dan sumber daya yang diperlukan untuk memengaruhi perubahan pada orang yang akan terkena dari dampak proses tersebut. Adapun manajemen perubahan menurut peneliti adalah suatu proses secara sistematis yang dilakukan oleh agen perubahan organisasi dalam menerapkan pengetahuan, sarana dan sumber daya untuk merubah keterampilan, sikap orang yang akan terkena dampak proses tersebut.

Perubahan mempunyai manfaat bagi kelangsungan hidup suatu organisasi, tanpa adanya perubahan maka dapat dipastikan bahwa usia organisasi tidak akan bertahan lama. Perubahan bertujuan agar organisasi tidak menjadi statis melainkan tetap dinamis dalam menghadapi perkembangan jaman dan kemajuan teknologi.

Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam pertama di Indonesia yang ada dan mendukung kelangsungan sistem pendidikan nasional. Selama ini tidak diragukan lagi kontribusinya dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus mencetak kader-kader intelektual yang siap untuk mengapresiasikan potensi keilmuannya di masyarakat.

Pesantren merupakan salah satu jenis pendidikan Islam di Indonesia yang bersifat tradisional dan berciri khusus, baik sistem pendidikan, sistem belajar maupun tujuan serta fungsinya. Saat ini jumlah pesantren di Indonesia tidak kurang dari 7.000 buah dengan jumlah santri sekitar 11 juta orang dan jumlah tenaga pendidik sekitar 150 ribu orang.  Jumlah tersebut sangat strategis dan menguntungkan bagi pembangunan bangsa Indonesia, terutama dalam era globalisasi, dengan catatan jika potensi ini dapat diberdayakan secara maksimal.
SHOW or HIDE COMMENT

No comments:

Post a Comment

close