Karakteristik Manajemen Perubahan

Written by





Perubahan memiliki beberapa karakteristik yang semestinya dicermati oleh organisasi. Rhenald Kasali mengungkapkan karakteristik perubahan sebagai berikut:

  1. Begitu misterius, tidak mudah dipegang. Bahkan yang sudah dipegangpun bisa pergi ke tempat lain dan dapat memukul balik seakan tidak kenal budi. Soekarno, Soeharto, dan Abdurrahman Wahid berkuasa karena change, tapi juga diturunkan karena change.
  2. Change memerlukan change maker. Rata-rata pemimpin yang menciptakan perubahan tidak bekerja sendiri., tetapi ia punya keberanian luar biasa.
  3. Tidak semua orang bisa diajak melihat perubahan. Sebagian besar orang malah hanya melihat memakai mata persepsi. Hanya mampu melihat realitas tanpa kemampuan melihat masa depan.
  4. Perubahan terjadi setiap saat. Oleh karena itu, perubahan harus diciptakan setiap saat pula, bukan sekali-kali. Setiap satu perubahan kecil dilakukan seseorang akan terjadi pula perubahan-perubahan lainnya.
  5. Ada sisi keras dan sisi lembut dari perubahan. Sisi keras termasuk uang dan teknologi, sedangkan sisi lembut menyangkut manusia dan organisasi.
  6. Perubahan membutuhkan waktu, biaya, dan kekuatan. Untuk berhasil mengatasi perubahan, diperlukan kematangan berpikir, kepribadian yang teguh, konsep yang jelas dan sistematis, dilakukan secara bertahap, dan dukungan yang luas.
  7. Dibutuhkan upaya-upaya khusus untuk menyentuh nilai-nilai dasar organisasi (budaya korporat).
  8. Perubahan diwarnai oleh mitos-mitos. Seperti pasien yang sakit, perubahan berarti menelan pil pahit, atau bahkan amputasi yang artinya perlu pengorbanan.
  9. Perubahan menimbulkan ekspektasi, karenanya ekspektasi dapat menimbulkan getaran-getaran emosi dan harapan-harapan yang bisa menimbulkan kekecewaan.
  10. Perubahan selalu menimbulkan ketakutan dan kepanikan

SHOW or HIDE COMMENT

No comments:

Post a Comment

close