Teknik Komunikasi Dalam Supervisi

Written by

Keberadaan supervisor dalam memberikan pelayanan kepadapara guru, maka itu berarti, ia sedang berkomunikasi dengan para guru. Pada hakikatnya setiap individu yang normal dapat berkomunikasi dengan individu yang lain, tetapi kadang kala tidak semua komunikasi yang mereka lakukan berlangsung dengan baik itulah sebabnya mengapa orang-orang berusaha meningkatkan kualitas komunikasinya. Ada 8 cara memperbaiki komunikasi diantaranya yaitu:


  1. Menentukan tujuan secara jelas.
  2. Mengidentifikasi penerima informasi.
  3. Rancang komunikasi itu dengan baik.
  4. Tentukan media yang tepat.
  5. Ciptakan minat bersama antara yang memberi dengan yang menerimainformasi.
  6. Waktu yang tepat sangat menentukan keberhasilan pemberian informasi.
  7. Isi informasi harus dibatasi baik yang bersifat lisan maupun yang tertulis.
  8. Ukur hasil komunikasi itu.

Para supervisor perlu memperbaiki dan mengoreksi komunikasinya dengan para guru. Pengertian komunikasi ini tidak dimaksudkan secara eksplisit hanya pada waktu membina para guru dalam memperbaiki pendidikan dan pengajaran saja, tetapi komunikasi dalam arti umum, yaitu suatu komunikasi dalam pergaulan sehari-hari di sekolah yang sudah tentu tidak bisa terlepas dari pemikiran-pemikiran dan aktivitas mendidik dan mengajar peserta didik.

Di samping komunikasi sebagai alat untuk menyampaikan informasi oleh para supervisor kepad guru yangdibimbingnya, komunikasi juga mempunyai dasar bagi terciptanya iklim yang positif. Iklim supervisi ini selanjutnya merupakan wahana yang subur bagi perkembangan ide-ide, pengarahan-pengarahan supervisor serta kreaktivitas guru yang ada di dalamnya.

Supervisor sebagai salah satu sistem, lingkungan atau orang luar yang ingin memasuki diri guru, seharusnya memahami diri guru itu sendiri supaya stategi masuk bisa tepat dan tujuan yang diinginkan dapat mencapai sasaran.
SHOW or HIDE COMMENT

No comments:

Post a Comment

close