Prinsip Supervisi

Written by
Masalah yang dihadapi dalam melaksanakan supervisi di lingkungan pendidikan ialah bagaimana cara mengubah pola fikir yang bersifat otokrat dan korektif menjadi sikap yang kontruktif dan kreatif. Suatu sikap yang menciptakan situasi dan relasi dimana Guru merasa aman dan merasa diterima sebagai subjaek yang data berkembang sendiri.

Supervisi pendidikan mempunyai prinsip-prinsip penting yang perlu diketahui, dipahamu, dan dijalankan oleh pelaku  supervisi. Supervisor dalam beberapa prinsip supervisi diarahkan untuk senantisa ilmiah, demokratis, membangun kerja sama dan proaktif dan kreatif. Sahertian (1981) mengemukakan prinsip-prinsip supervisi pendidikan sebagai berikut:

1.    Prinsip Ilmiah,  (scientific)

Prinsip ini mengandung ciri-ciri antara lain:
  • Kegiatan supervisi dilaksanakan bedasarkan data objektif yang diperoleh dalam kenyataan pelaksanakan proses belajar mengajar.
  • Untuk memperoleh data perlu diterapkan alat perekam data, seperti angket, abservasi, pecakapan pribadi dan seterusnya.
  • Setiap kegiatan supervisi dilaksanakan secara sistematis, terencana dan kontinu.

2.    Prinsip Demokratis
Servis dan bantuan yang diberikan kepada guru berdasarkan hubungan kemanusia yang akrab dan kehangatan sehingga guru-guru merasa aman untuk  mengembangkan tugasnya. Demokaratis mengandung makna menjujung tinggi harga diri dan martabat guru bukan berdasarkan atas bawahan, melainkan berdasarkan rasa kesejawatan.

Supervisor sebaiknya seorang yang demokratis demokratis. Ia harus menghargai usul, pendapat dan kepribadian Guru.dalam pembicaraan sesuatu harus memberiikan kesempatan pada guru  untuk melahirkan buah fikiran, perasaan dan pendapat. Keputusan yang diambil hendaknya diambil melalui jalan mufakat dan kekeluargaan. Tujuan yang dicapai tujuan bersama.

3.    Prinsip kerja sama

Mengembangkan usaha bersama atau menurut istilah supervisi sharing of idea, sharing of exsperience, memberi support, mendorong, menstimulasi guru sehingga mereka merasa tumbuh bersama.

4.    Prinsip Konstruktif dan kreatif

Setiap guru akan merasa termotivasi. Kalau supervisi mampu menciptakan suasana kerja yang menyenangkan bukan dengan cara-cara yang menakutkan.

Supervisor yang baik akan mengetahui kelebihan-kelebihan para guru. Supervisor memberikan dorongan untuk mengembangkan kelebihan, guna mengembangkan kelebihannya untuk menciptakan situasi yang kondusif.

5.    Supervisi harus dapat memberikan perasaan aman pada guru

Para guru harus mengetahui dan memahami bahwa supervisor tidak akan mencari kesalahan dan kekurangan, tetapi justru membantu mereka dalam meningkatkan mutu pekerjaan para guru, agar mereka merasa tumbuh dan berkembang.

6.    Supervisi harus berdasarka pada kenyataan

Pelaksanaan supervisi di sekolah hendaknya berdasarkan pada kenyataan, apa yang disaksikan, apa yang diketahui dan bukan data yang dibuat-buat atau dimanipulasi.

Upaya sistematis, terencana, dan berkesinambungan dalam prinsip supervisi penddikan adalah sprioritas sehingga data atau informasi yang objektif tentang persoalan kekurangan dan kelemahan pengelolaan sekolah dan proses pembelajaran dapat dijaring dan diperoleh secara ilmiah. Karenanya, penggunaan alat perekam data yang tepat menjadi sangat dibutuhkan ketika supervisor hendak menangkap semua persoalan yang ada di sekolah.

Supervisor ketika memberi bantuan pemecahan masalah dalam upaya memperbaiki kekurangan dan kelemahan tidak bisa melakukan seorang diri, sehingga sharing, kolaborasi, keterlibatan semua pengelola sekolah, guru dan staf sekolah bersama supervisor secara demokratis, mengedepankan musyawarah untuk menyepakati apa-apa yang harus dilakukan untuk memperbaiki mutu sekolah.

Prinsip supervisi menurut Gunawan sebagai berikut:

1.    Prinsip Fundamentalisme/dasar

Setiap pemikiran, sikap, dan tindakan seorang supervisor harus berdasar atau berlandaskan pada sesuatu yang kukuh, kuat, serta dapat dipulangkan kepadanya. Setiap supervisor pendidikan Indonesia harus bersikap konsisten dan konsekuen dalam pengalaman sila-sila pancasila secara murni dan konsekuen. Sebab pancasila merupakan prinsip fundamental bagi seorang supervisor.

2.    Prinsip Praktis

Dalam pelaksanaan sehari-hari seorang supervisor bepedoman pada prinsip positif dan negatif.
SHOW or HIDE COMMENT

No comments:

Post a Comment

close