Pengertian Akuntansi Manajemen

Written by
Definisi umum yang boleh dikatakan rangkuman dari pembahasan pengertian akutansi manajemen, (ronald M.copeland dan paul E.dascher : 1978) adalah: Managerial Accounting adalah bagian dari Akutansi yang berhubungan dengan identifikasi, pengukuran dan komunikasi informasi akutansi kepada internal manajemen yang bertujuan guna perencanaan, proses informasi, pengendalian oprasi dan pengambilan keputusan.

Akutansi pada awalnya dikenal dengan sistem tata buku berpasanyan ( duuble entry ), pertama kali di perkenalkan oleh pedagang venesia di italia tahun 1424, penulisnya adalah seorang rahib dari Orde Fransiskan, yang bernama luca pacioli, seorang ahlimatematika yang mengajar di berbagai universitas di perugia, Naples Pisa, dan Florence.

Di indonesia, profesi akuntan berkembang dengan pesat sejak dikeluarkannya undang-undang penanaman modal asing tahun 1967 dan undang-undang penanaman modal dalam negeri tahaun 1968. Peran pemerintah membentuk tim koordinasi pengembangan akuntansi serta reformasi perpajakan tahun 1984 telah mendorong kian pesatnya perkembangan porfesi ini. Akuntan sendiri pada mulanya dikenal pada tahun 1642. Penghapusan undang-undang tanam paksa yang dilakukan pemerintah  kolonial belanda tahun 1870, memicu  banyaknya kaum pengusaha belanda menanamkan modal di indonesia dan hal ini mendorong perkembangan akuntasi.

Berdasrkan pihak yang menggunakan informasi atau dapat disebut pengertian yang sifatnya positif berdasarkan buku Akutansi Manejemen I (Supriono, 1987):
 “ Akutansi Manejemen adalah salah satu bidang akutansi yang tujuan utamanya untuk menyajikan laporan – laporan suatu satuan usaha atau organisasi tertentu untuk kepentingan pihak internal dalam rangka melaksanakan proses manajemen yang meliputi perencanaan, pembuatan keputusan, pengorganisasian dan pengarahan serta pengendalian”.

Selanjutnya jika melihan hasil pelaporan yang di derlukan manejemen yang tidak hanya laporan masa lalu tetapi juga meliputi proyeksi masa depan, maka Akutansi Manajemen didefinisikan sebagai berikut.

“Akutansi Manajemen adalah peranan teknik-teknik dan konsep yang tepat dalam  pengolahan data ekonimi historikal dan yang diproyeksikan dari suatu satuan usaha untuk membantu manajemen dalam penyusunan rencana untuk tujuan-tujuan ekonomi yang rasional dengan suatu pandangan ke arah pencapaian tujuan tersebut”.

Memperhatikan definisi yang kedua di atas beberapa hal yang perlu di catat ialah sebagai berikut.
  1. Perlu pemahaman teknik-teknik, katakanlah model-model seperti konsep perilaku biaya, hubungan cost-volume dan profit, atau model-model matematis yang relevan.
  2. Pemahaman yang cukup terhadap metode akutansi atau financial accounting maupun cost accounting, paling tidak bagaiman metode pencatatan data akutansi atau metode harga pokok yang dilakukan terhadapan historikal keuangan perusahaan.
  3. Proyeksi-proyeksi yang dilakukan berkaitan erat dengan teori statistik
  4. Keputusan-keputusan yang di ambil harus masional yang berkaitan dengan pencapaya tujuan suatu organisasi, seperti diketahui organisasi yang sama dapat saja dapat saja hasil berbeda, pencatatan biya yang berbeda dan tujuan yang berbeda pula.
Di samping itu akutansi manajemen yang di anggap suatu sidang akutansi yang luas yang berkaitan dengan pengembangan dan penggunaan informasi akuntansi (Ralph Estes :1986) jelas pula keterkaitan disiplin akuntansi ini.

Definisi umum yang boleh dikatakan rangkuman dari pembahasan pengertian akutansi manajemen di atas, (ronald M.copeland dan paul E.dascher : 1978) adalah:
“Managerial Accounting adalah bagian dari Akutansi yang berhubungan dengan identifikasi, pengukuran dan komunikasi informasi akutansi kepada internal manajemen yang bertujuan guna perencanaan, proses informasi, pengendalian oprasi dan pengambilan keputusan”.
SHOW or HIDE COMMENT

No comments:

Post a Comment

close