Mutu Adalah

Written by
Menurut Juran sebagaimana dikutip oleh Saputra, kualitas atau mutu adalah kesesuaian untuk penggunaan. Hal ini berarti bahwa suatu produk atau jasa hendaklah sesuai dengan apa yang diperlukan atau diharapkan oleh pengguna.


Menurut Edward Sallis yang dikutip oleh Umiarso, mutu dapat dipandang sebagai konsep yang absolute sekaligus relatif. Dalam percakapan sehari-hari mutu sebagian besar dipahami sebagai sesuatu yang absolut, misalnya restoran yang mahal dan mobil-mobil yang mewah. Sebagai suatu konsep yang absolut, mutu sama halnya dengan sifat baik, cantik, dan benar, merupakan suatu idealisme yang tidak dapat dikompromikan. Dalam definisi yang absolute sesuatu yang bermutu merupakan bagian dari standar yang sangat tinggi dan tidak dapat diungguli. Sedangkan mutu yang relatif, dipandang sebagai suatu yang melekat pada sebuah produk yang sesuai dengan kebutuhan pelanggannya. Untuk itu, dalam definisi relatif ini produk atau layanan akan dianggap bermutu bukan karena ia mahal dan eksklusif, tetapi karena memiliki nilai, misalnya keaslian produk, wajar, dan familiar.

Mutu atau kualitas adalah ukuran baik buruk suatu benda, kadar, taraf, atau derajat berupa; kepandaian, kecerdasan, kecakapan, dan sebagainya. Sallis menjelaskan bahwa mutu atau kualitas adalah sesuatu yang memuaskan dan melampaui keinginan dan kebutuhan seseorang atau sekelompok orang. Spanbauer menggambarkan faktor-faktor penentu lain dari suatu mutu meliputi; reliabilitas perusahaan, kemampuan reaksi, wewenang, akses, kehormatan dan komunikasi. Ditambah dengan aspek-aspek lain seperti layak dipercaya, kejujuran, keamanan, keindahan, penampilan orang, jenis peralatan, serta bukti fisik layanan lainnya yang secara umum berlaku.

Menurut Nanang Fattah Mutu adalah kemampuan (ability) yang dimiliki oleh suatu produk atau jasa yang dapat memenuhi kebutuhan atau harapan, kepuasan pelanggan yang dalam pendidikan dikelompokkan menjadi dua yaitu internal customer dan eksternal. Mutu tidak berdiri sendiri, artinya banyak faktor untuk mencapainya dan untuk memelihara mutu. Dalam kaitan ini peran dan fungsi sistem penjaminan mutu sangat dibutuhkan.

Sehingga dari beberapa definisi di atas penulis dapat menyimpulkan bahwa terdapat beberapa kesamaaan dalam memahami definisi mutu (kualitas) tersebut , yaitu sebagai berikut:
  • Mutu (kualitas) meliputi usaha memenuhi atau melebihi harapan pelanggan.
  • Mutu (kualitas) mencakup produk, jasa, manusia, proses, dan lingkungan.
  • Mutu (kualitas) merupakan kondisi yang selalu berubah (misalnya apa yang dianggap merupakan kualitas saat ini mungkin dianggap kurang berkualitas pada masa mendatang).
Dengan demikian mutu diartikan sebagai sejauh mana suatu hasil telah memenuhi persyaratan pelanggan. Mutu yang berbasis kompetensi hasilnya harus didukung oleh kemampuan untuk memberikan pelayanan bagi semua orang yang terlibat. Mutu juga dapat didefinisikan sebagai cara mengidentifikasi tujuan-tujuan jangka panjang yang membantu menetapkan tujuan jangka menengah dan jangka pendek yang mengarah pada tujuan. Oleh karena itu, erat kaitan antara menetapkan tujuan dan berusaha untuk mencapainya. Kualitas atau mutu dapat didefinisikan sebagai pemenuhan persyaratan standar tertentu dan spesifikasi, cocok untuk digunakan, atau menurut tingkat kepuasan pelanggan/ klien.
SHOW or HIDE COMMENT

No comments:

Post a Comment

close