Konseling Kelompok

Written by
Layanan konseling kelompok yaitu layanan bimbingan dan konseling yang memungkinkan peserta didik memperoleh kesempatan untuk pembahasan dan pengentasan permasalahan yang dialaminya melalui dinamika kelompok. Dinamika kelompok adalah suasana yang hidup, yang berdenyut, yang bergerak, yang berkembang, yang ditandai dengan adanya interaksi antara sesama anggota kelompok. Layanan konseling kelompok merupakan layanan konseling yang diselenggarakan dalam suasana kelompok.



Gazda, Shertzer & Stone, mengemukakan pengertian konseling kelompok yaitu : “konseling kelompok adalah suatu proses antar pribadi yang terpusat pada pemikiran dan perilaku yang disadari. Proses itu mengandung ciri-ciri terapeutik seperti pengungkapan pikiran dan perasaan secara leluasa, orientasi pada kenyataan, pembukaan diri mengenai perasaan-perasaan mendalam yang dialami, saling percaya, saling perhatian, saling pengertian, dan saling mendukung”.

Tujuan konseling kelompok
Penerapan konseling kelompok untuk membantu klien tentu saja dilakukan berdasarkan tujuan-tujuan khusus yang membedakannya dari konseling individual.
Adapun tujuan konseling kelompok menurut Bariyyah adalah :
  1. Membantu indvidu mencapai perkembangan yang optimal
  2. Berperan mendorong munculnya motivasi kepada klien untuk merubah perilakunya dengan memanfaatkan potensi yang dimilikinya
  3. Klien dapat mengatasi masalahnya dengan cepat dan tidak menimbulkan gangguan emosi
  4. Menciptakan dinamika social yang berkembang intensif
  5. Mengembangkan keterampilan komunikasi dan interaksi social yang baik dan sehat
Sementara itu Wiener mengatakan bahwa tujuan dari konseling adalah sebagai media terapeutik bagi klien, karena dapat meningkatkan pemahaman diri dan berguna untuk perubahan tingkah laku secara individual. George dan Cristiani juga menjelaskan bahwa konseling kelompok dimanfaatkan sebagai proses belajar dan upaya membantu klien dalam pemecahan masalahnya.

Selaras dengan tujuan yang ingin di capai dalam konseling kelompok, maka penulis merasa perlu menguraikan kelebihan dan kekurangan pada konseling kelompok pada bagian ini sebagai bahan pertimbangan bagi pembaca untuk mengetahui lebih jauh mengenai konseling dalam format kelompok. Ada beberapa kelebihan atau keuntungan yang dapat di peroleh klien melalui konseling kelompok seperti yang dikemukakan oleh Hough berikut ini:

  1. Konseling kelompok menerapkan pendekatan dan menjalin hubungan perasaan sebagai sebuah kelompok dalam masyarakat yang sudah saling terasing dan tidak memiliki aturan yang  jelas.
  2. Kelompok juga saling memberikan dukungan dalam menghadapi masalah yang di hadapi setiap orang kelompok.
  3. Kelompok dapat memberikan kesempatan untuk belajar antara satu sama lain.
  4. Kelompok dapat menjadi motivator bagi masing-masng klien. Mereka yang merasa telah menjadi anggota kelompok akan berusaha menyesuaikan perilakunya dengan harapan kelompok.
  5. Kelompok dapat menjadi tempat yang baik untuk menguji dan mencoba perilaku yang baru.
  6. Kelompok menanamkan perasaan tenteram kepada anggotanya karena mereka bebas dapat berbicara dengan orang yang tidak akan menertawakan dan merendahkan mereka karena masing-masing memiliki masalah.
  7. Anggota-anggota kelompok yang ada dapat saling membantu dengan menjadi buddy (pasangan yang selalu dapat memberikan pertolongan dan bersedia membantu) dan juga dapat menjadi mentor kepada anggota kelompok yang lain.
Sebaik apapun format konseling yang digunakan, tetap saja akan kita lihat kekurangan atau keterbatasan pada praktiknya. Berikut ini adalah keterbatasan yang terdapat dalam konseling kelompok seperti yang di tulis oleh Latipun:
  1. Klien perlu menjalani konseling individual terlebih dahulu sebelum mengikuti konseling kelompok.
  2. Konselor harus memberikan perhatian secara adil pada semua anggota kelompok. Dan hal ini bukanlah sesuatu yang mudah untuk di lakukan.
  3. Kelompok dapat bubar seketika karena masalah dalam “proses kelompok”.
  4. Klien sulit memercayai orang lain akan berpengaruh negative pada situasi konseling konseling secara keseluruhan.


SHOW or HIDE COMMENT

No comments:

Post a Comment

close