Merencanakan Sasaran dan Tujuan

Written by
Titik tolak proses manajemen adalah menentukan tujuan-tujuan organisasi. Tujuan direncanakan untuk memberikan kepada suatu organisasi dan anggota-anggotanya arah dan maksud. Sangat sulit untuk mempunyai manajemen yang berhasil tanpa tujuan-tujuan yang didefinisikan dengan baik.

Tujuan-tujuan haruslah didefinisikan dan diberitahukan sedemikian rupa sehingga tujuan-tujuan dapat digunakan suatu ukuran sebagai keberhasilan atau kegagalan. Sasaran dan tujuan keduanya digunakan secara bergantian untuk kata objective. Harus juga diakui, bahwa sebagian penulis menggambarkan objective sebagai suatu yang agak lebih khusus dan berjangkauan lebih dekat daripada keberhasilan. Tidak banyak manajer yang mempertanyakan pentingnya objective. Tujuan-tujuan yang dikenal dan didefinisikan dapat dengan baik dapat mempunyai motivasi di dalamnya dan dengan sendirinya tujuan dapat membawa kepada tindakan membimbing usaha-usaha manajemen secara efektif dan menolong meniadakan usaha-usaha yang sia-sia. Mendefinisikan dan memperkenalkan tujuan-tujuan merupakan tantangan utama. Semua yang bersangkutan harus mengetahui apa tujuan-tujuan itu, dan semua anggota manajemen harus bekerja sama untuk mencapainya. Agaknya hal ini dapat diterima begitu saja; akan tetapi, terlalu sering tujuan-tujuan itu dinyatakan secara kabur, kalaupun ada dilakukan. Persoalan lainnya adalah kecenderungan para manajer untuk tenggelam dalam persoalan mendesak dan kehilangan pandangan dari tujuan-tujuan mereka. Nah disini kemampuan seorang manajer dalam merencanakan sasaran dan tujuan memang sangat-sangat dibutuhkan untuk menunjang keberhasilan suatu organisasi.
SHOW or HIDE COMMENT

No comments:

Post a Comment

close