Manajemen Antarbudaya

Written by
Manajemen antarbudaya merupakan bidang investigasi yang sedang tumbuh dan meningkat. Manajemen antarbudaya terutama menjadi perhatian manajer global yang bekerja untuk perusahaan multinasional yang beroperasi diberbagai negara.


Pada dasarnya manajemen antarbudaya berkepentingan dengan manajemen tenaga kerja yang berfungsi dalam konteks operasi yang secara kultural berbeda. Perbedaan budaya terutama dapat ditandai apabila perbandingan dilakukan diantara negara. Manajemen antarbudaya berkepentingan dengan berfungsinya secara efektif sekelompok orang yang beragam. Keberagaman dapat tumbuh karena bervariasinya etnisitas dan nasionalitas. Kebanyakan literatur yang ada berhubungan dengan menjadikan manajer yang berasal dari negara berbeda dapat bekerja bersama dalam tim secara terpadu.

Etnisitas bukanlah satu-satunya sumber keberagaman yang memerlukan keterampilan manajemen antarbudaya. Keberagaman dapat timbul karena variasi budaya dalam organisasi. Sebuah organisasi dapat mmempunyai cabang berbeda terletak dalam wilayah yang sama dalam suatu negara, mempekerjakan personel dengan kualifikasi dan kompetensi yang kurang lebih sama, dan kemudian berkembang dengan budaya berbeda.

Dalam praktik, beberapa dari elemen keberagaman mungkin terjadi secara bersamaan dalam organisasi global. Dalam organisasi  seperti ini, manajemen antarbudaya menjadi way of life. kebanyakan akan tergantung pada kemampuan organisasi untk cukup menjadi fleksibel mengakomodasi keberagaman. Pada waktu yang bersamaan, organisasi ini memerlukan mekanisme integratif untuk menyatukan semuanya.

Manajemen antarbudaya adalah mahal, tetapi juga menghasilkan nilai manfaat yang tinggi. Sekarang bahkan dapat diekomendasikan bahwa oraganisasi global menyewa spesialis dalam bidang manajemen antarbudaya. Sehingga, masalah yang timbul dalam manajemen antabudaya dapat diantisipasi dan diperhatikan. Sebaliknya, kekuatan kontra produktif pada manajemen antarbudaya dapat memperoleh landasan danmenjadi melembaga.

Manajemen antarbudaya dapat di pandang sebagai bagian dari manajemen internasional. Karenanya mungkin relevan untuk memerhatikan ciri-ciri manajemen internasioanl yang efektif. Ciri-ciri tersebut adalah a.  Menguah bentuk struktural seperti mode organik; b. Tim merupakan representatif manajer secara internasional; c. Kepemimpinan meliputi berbagai keterampilan yang cocok untuk konteks global; d. Motivasi yang cocok utnuk keberagaman; e. Budaya organisasi seperti mencirikan organisasi pembelajaran; f. Metode dan sistem komunikasi; g. Negosiasi memberikan manfaat bersama bagi semua pelaku; dan h. Sistem dan praktik manajemen sumberdaya manusia yang mencerminkan dinamika operasi dalam konteks global.
SHOW or HIDE COMMENT

No comments:

Post a Comment

close