Konsep Dasar Pengelolaan Lingkungan Belajar

Written by
Pengelolaan berasal dari kata kelola yang mendapat imbuhan pe dan akhiran an yang mempunyai arti ketatalaksanaan, tata pimpinan, atau bisa disebutbjuga manajemen. Menurut suharsimi arikunto, pengelolaan adalah pengadministrasian, pengaturan, atau penataan suatu kegiatan.

Sedangkan lingkungan belajar adalah suatu tempat yang berfungsi sebagai wadah atau lapangan terlaksananya suatu proses belajar mengajar atau pendidikan. proses pembelajaran bisa berlangsung pada banyak lingkungan yang berbeda, tidak hanya terikat pada ruang kelas akan tetapi bisa pada lingkungan umum seperti masjid, museum, lapangan dan juga bisa berlangsung di sarana dan prasarana sekolahan.  Menurut Indra Djati Sidi, ”Lingkungan belajar sangat berperan dalam menciptakan suasana belajar menyenangkan”. Lingkungan tersebut dapat meningkatkan keaktifan belajar, oleh karena itu lingkungan belajar perlu di tata semestinya.

Jadi, dapat dikatakan bahwa pengelolaan lingkungan belajar merupakan suatu usaha yang dilakukan oleh penanggung jawab kegiatan belajar mengajar atau yang membantu dengan maksud agar tercapainya suatu kondisi yang optimal sehingga dapat terlaksana kegiatan belajar dalam lingkungan belajar seperti yang diharapkan. Menurut Sri Esti Wuryani Dwi Djiwandono, bahwa pengelolaan lingkungan belajar adalah suatu rangkaian tingkah laku yang kompleks. Dimana guru dituntut mengembangkan dan mengatur lingkungan belajar yang akan memungkinkan siswa mencapai tujuan belajar yang efisien.

Adapun Konsep Pengelolaan lingkungan belajar  yaitu:
  1. Pengelolaan peserta didik (siswa). Pengelolaan peserta didik perlu ditegaskan tentang penggunaan ruang belajar dan tata tertib dalam pelaksanaan pembelajaran, maka aturan-aturan sekolahpun terikat dengan pengelolaan  peserta didik agar proses pembelajaran berjalan secara efektif dan efisien. Aturan sekolah tersebut digunakan untuk menetapkan batasan-batasan untuk seorang siswa.
  2. Pengelolaan ruang belajar (kelas). Dalam pengelolaan lingkungan belajar ini guru mengatur ruang belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran, ruang belajar harus memiliki media pembelajaran yang mendukung proses pembelajaran. Dapat disimpulkan guru mempunyai wewenang dalam pengelolaan lingkungan belajarnya, sehingga guru terlebih dahulu dapat menyiapkan bahan ajar sebelum pembelajaran.
  3. Pengelolaan pembelajaran. Pengelolaan pembelajaran dilakukan dengan cara team teaching yaitu suatu sistem pelayanan dimana guru mengelola pembelajaran dengan baik dengan materi yang sudah disampaikan guru. Seperti pembelajaran dengan cara diskusi kelompok.
  4. Pengelolaan penilaian peserta didik. Penilaian dilakukan untuk mengukur proses dan hasil pembelajaran, penilaian dilakukan saat untuk menilai kemajuan belajar peserta didik. Penilaian ini meliputi penilaian kognitif, praktik dan sikap seorang siswa. Sedangkan hasil penilaian ini digunakan sebagai dasar untuk mengukur kemampuan peserta didik.

SHOW or HIDE COMMENT

No comments:

Post a Comment

close