Penggunaan Media Pembelajaran

Written by
Siswa memiliki berbagai keunikan dan keberagaman dalam menangkap informasi atau materi pelajaran yang dibrikan oleh guru di dalam kegiatan pembalajaran. Bila guru telah melakukan kegiatan pembelajaran hanya dengan menggunakan verbal symbol atau one way communication, ini belum optimal dalam mencapai kompetensi yang diharapkan. Hasil penelitian menegaskan bahwa bila seorang guru atau tenaga pendidik yang mengajar hanya menggunak verbal symbol (ceramah murni), maka materi yang terserap hanya 13% dan itu pun tidak akan bertahan lama, sementara yang menggunakan meltimedia bisa mencapai 64% samapi 84% dan bertahan lama. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media sangatlah besar pengaruhnya dalam meningkatkan perhatian, motivasi, dan peningkatan kualitas pembelajaran.



Kedudukan media dalam komponen pembelajaran sangat penting bahkan sejajar dengan metode pembelajaran, karena metode yang digunakan dalam proses pembelajaran biasanya akan menuntut media apa yang dapat diintegrasikan dan diadaptasikan dengan kondisi yang dihadapi. Maka kedudukan media dalam suatu pembelajaran sangatlah penting dan menentukan.

Dalam proses pembelajaran terdapat tingkatan proses aktivitas yang melibatkan keberadaan media pembelajaran, yaitu: tingkat pengolahan informasi, tingkat penyampaian informasi, tingkat penerimaan informasi, tingkat pengolahan informasi, tingkat respons dari siswa, tingkat diagnosis dari guru, tingkat penilaian dan tingkat penyampaian hasil.

Terjadinya pengalaman belajar yang bermakna ini tidak terlepas dari peran media, terutama kedudukan dan fungsinya. Secara umum media mempunyai kegunaan:
  1. Memperjelas peran agar tidak terlalu verbalistis.
  2. Mengstasi keterbatasan ruang, waktu, tenaga dan daya indra.
  3. Menimbulkan gairah belajar, interaksi lebih langsung antara murid dengan sumber belajar.
  4. Memungkinkan anak belajar mandiri sesuai dengan bakat dan kemampuan visual, auditori, dan kinestetiknya.
  5. Mengatasi keterbatasan pengalaman yang dimiliki siswa.
  6. Memberi rangsangan yang sama mempersamakan pengalaman, dan menimbulkan persepsi yang sama.

SHOW or HIDE COMMENT

No comments:

Post a Comment

close