Pendekatan Perubahan Perilaku

Pendekata perubahan perilaku ini dapat disinonimkan dengan behavior modification. Perilaku sendiri dapat diartikan sebagai tanggapan atau reaksi individu terhadap rangsangan atau lingkungan. Perilaku tersebut adakalanya bersifat positif dan adakalanya bersifat negatif. Jadi, dapat dikatakan bahwa perilaku seseorang, termasuk peserta didiki adakalanya bersifat positif ( sesuai dengan apa yang diharapkan oleh guru) dan adakalanya bersifat negative (tidak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh guru).

Tentu saja perilaku peserta didik yang bersifat positif dapat menciptakan kondisi kelas yang kondusif. Sebaliknya, perilaku peserta didik yang bersifat negative dapat memunculkan berbagai gangguan dalam pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar dikelas yang tidak menutup kemungkinan dapat menggagalkan kegiatan belajar-mengajar. Itulah sebabnya seorang guru sebagai menejer kelas dituntut untuk bisa meream atau meminimalisasi bahkan menghilangkan perilaku yang negative tersebut. Dengan demikian, dalam konteks manajemen kelas, pendkatan perubahan perilaku dapat diartikan sebagai cara pandangguru yan menyatakan bahwa perilaku peserta didik yang negative harus diubah agar tercipta kindisi kelas yang kondusif.

Ada dua hal yang mendasari cara pandan ini, pertama, semua perilaku peserta didik yang positif maupun negative merupakan hasil dari kegiatan belajar. Kedua, terdapat proses psikologis yang mendasar untuk menjelaskan terjadinya kegiatan belajar yang dimaksud. Proses psikologis tersebut antara lain:
  1. Penguatan positif atau positive reinforcement;
  2. Hukuman atau punishment;
  3. Penghapusan;
  4. Penguatan negatif atau negative reinforcement.
Dalam pendekatan perbahan perilaku ini, untuk membina perilaku peserta didik yang dikehendaki, seorang guru sebagai manajer kelas dituntut untuk memberikan penguatan positif atau member dorongan positif sebagai hukuman dan guru juga dituntut untuk member stimulus negative.

Selanjutnya untuk mengurangi perilaku yang tidak dikehendaki, guru dituntut untuk menggunakan hukuman atau pemberian stimulus negative, dan melakukan penghapusan atau pembatalan pemberian penghargaan.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel