Organisasi Masa Depan

Written by
Organisasi masa depan yang akan menunjukkan sejumlah ciri berikut menurut Kast dan Rosenzweig yang dikemukakan oleh J. Winardi dalam bukunya, yaitu:
  1. Organisasi-organisasi (masa depan) akan beroperasi dalam lingkungan penuh turbulensi, yang mengharuskan mereka melaksanakan perubahan dan penyesuaian terus-menerus.
  2. Mereka perlu menyesuaikan diri dengan sejumlah nilai-nilai kultural yang makin meningkat diversitanya, di dalam lingkungan sosial.
  3. Orang akan lebih memerhatikan peramalan teknologikal dan sosial.
  4. Organisasi-organisasi akan terus mengekspansi batas-batas dan domein-domein mereka. Mereka akan bertambah besar, begitu pula kompleksitas mereka.
  5. Organisasi-organisasi akan terus-menerus mendiferensiasi kegiatan-kegiatan mereka, hal mana menyebabkan timbulnya masalah-masalah yang makin bertambah dalam bidang integrasi dan koordinasi.
  6. Organisasi-organisasi akan terus-menerus menghadapi problem-problem pokok dalam hal mengakumulasi dan memanfaatkan pengetahuan. Akan dititik beratkan kegiatan intelektual.
  7. Orang akan lebih memerhatikan saran-saran dan persuasi dibandingkan dengan paksaan (coercion), yang berlandasan kekuasaan otoritarian, sebagai alat untuk mengoordinasi kegiatan-kegiatan para partisipan dan fungsi-fungsi di dalam organisasi-organisasi.
  8. Para partisipan pada semua tingkat di dalam sesuatu organisasi akan memperoleh lebih banyak pengaruh. Organisasi-organisasi masa mendatang akan lebih menerapkan model akualisasi kekuasaan (pemerataan kekuasaan) dibandingkan dengan sebuah model diferensiasi kekuasaan.
  9. Akan terjadi diversitas lebih besar dalam niali-nilai, dan gaya hidup antara orang-orang dan kelompok-kelompok di dalam organisasi-organisasi. Akan terlihat bahwa sebuah sistem psikososial mosaik akan menjadi hal yang normal.
  10. Masalh interface antara organisasi-organisasi akan meningkat. Orang akan mengembangkan alat-alat baru untuk mengembangkan koordinasi antara keorganisasin yang efektif.
  11. Sistem-sistem keputusan informasi yang dikomputerisasi makin banyak dimanfaatkan LDI dalam organisasi-organisasi.
  12. Jumlah orang-orang profesional dan para ilmuwan serta pengaruh mereka di dalam organisasi-organisasi akan meningkat, akan terlihat pula gejala penyusutan dalam proporsi kelompok profesional independen, dibandingkan dengan kelompok-kelompok profesional yang mendapatkan gaji.
  13. Tujuan-tujuan organisasi-organisasi kompleks dan mengalami diversifikasi. Akan lebih diperhatikan upaya untuk mencapai (to satisfy) sejumlah tujuan-tujuan, dan bukan upaya memaksimasi sebuah tujuan tunggal.
  14. Akan terlihat bahwa evaluasi kinerja keorganisasian menjadi makin sulit. Akan dikembangkan banyak teknik-teknik administratif, guna mengevaluasi kinerja pada semua bidang kegiatan.

Daftar yang disajikan menunjukkan bahwa akan terjadi gejala dimana orang makin menjauhi bentuk organisasi biroktatik-mekanistik, dan menuju kearah sistem organik yang bersifat lebih adaptif. Ada seorang yang bernama Warren G. Bennis, yang memprediksi bahwa “brokrasi” sebagai struktur organisasi formal, yang didasarkan atas hubungan-hubungan logikal diantara fungsi-fungsi atau tugas-tugas akan digantikan dalam jangka lima puluh tahun dengan suatu tipe organisasi baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan industrialisme abad ke-20.


Memang perlu kita mengakui bahwa terhadap adanya suatu gerakan umum menuju kearah bentuk organik adaptif, tetapi kiranya bentuk organisasi mekanistik birokratik tidak akan lenyap. Panangan kontingensi menyatakan bahwa akan muncul sejumlah besar varietas bentuk-bentuk keorganisasian baru, yang secara berkelanjutan akan cocok dengan situasi dan kondisi yang mucul, hal mana tergantung pada situasi spesifik yang berkembang. Andai kata lingkungan dan teknologi bersifat relatif rutin, dan penuh kepastian, dan dimana fokus perhatian orang adalah pada output serta produktivitas dapat diprogram, maka bentuk mekanistik birokratik cocok.

Kast dan Rosenzweig berpendapat bahwa konsep dan pendekatan organisasi organik adaptif, akan memerlukan perubahan-perubahan funda mental dalam tujuan-tujuan dan nilai-nilai, maupun pada sistem-sistem struktur, psikososial, dan manajerial. Guna memastikan koordinasi efektif dari berbagai macam kegiatan keorganisasian yang beraneka ragam, perlu dibentuk departemen-departemen dan individu-individu yang saling berkaitan seperti misalya para manajer program, atau manajer proyek.

Ditekankanya hubungan-hubungan horizontal, maupun hubungan-hubungan hierarkikar. Organisasi organik adaptif, akan bersifat lebih dinamik, dan luas dalam hubungan-hubungan internalnya, dibandingkan dengan struktur  birokratik, dan mereka lebih mampu bereaksi secara lebih efektif terhadap perubahan-perubahan dalam lingkungan.  Bentuk organik adaptif memberikan peluang terbaik, bagi organisasi yang bersangkutan untuk memenuhi dua syarat dasar, dan yang sering kali bersifat kontradiktoris, yakni syarat pemeliharaan dan perubahan.
SHOW or HIDE COMMENT

No comments:

Post a Comment

close