Definisi Pelanggan Dalam Pendidikan

Written by
Di tingkat inilah pentingnya membicarakan gagasan tentang pelanggan dalam konteks pendidikan. Bagi beberapa pendidik, istilah ‘pelanggan’ jelas sekali memiliki nada komersial yang tidak dapat diaplikasikan dalam pendidikan. Mereka lebih suka menggunakan istilah klien. Klien, dengan konotasi jasa profesional yang menyertainya dianggap sebagai istilah yang lebih tepat dibanding pelanggan. Sementara itu, yang lainnya ada yang menolak bahasa seperti itu dan menurut mereka akan lebih tepat jika menggunakan istilah pelajar atau murid.

Selain itu, ada juga yang mencoba membuat perbedaan antara istilah klien yang biasanya menerima jasa pendidikan, seperti beasiswa dengan pelanggan yang membayar untuk mendapat pendidikan. Pelanggan digunakan sebagai istilah untuk kedua bentuk istilah diatas terpisah kedalam beberapa jenis. Pelanggan utama, yaitu pelajar yang secara langsung menerima jasa, Pelanggan kedua, yaitu orang tua, gubenur atau sponsor pelajar yang memiliki kepentingan langsung secara individu maupun institusi, dan pelanggan ketiga, yaitu pihak yang memiliki peran penting, meskipun tidak langsung, seperti pemerintah dan masyarakat secara keseluruhan.






Mutu suatu produk adalah tergantung dari tingkat kepuasan pelanggan didalam menggunakan produk tersebut. Bila dihubungkan dengan lembaga pendidikan islam, maka bermutu atau tidaknya lembaga pendidikan tersebut, tergantung kepada puas atau tidaknya masyarakat yang menjadi konsumen lembaga pendidikan itu.  Namun sebelum membahas tentang teori-teori konsep kepuasan pelanggan, maka akan didefinisikan dahulu mengenai apa sebenarnya yang disebut dengan pelanggan.
Gasperz memberikan beberapa definisi tentang pelanggan, yaitu:
  1. Pelanggan adalah orang yang tidak tergantung pada kita, tetapi kita yang tergantung kepadanya
  2. Pelanggan adalah orang yang membawa kita kepada keinginan
  3. Tidak ada seorangpun yang pernah menang beradu argumentasi dengan pelanggan
  4. Pelanggan adalah orang yang teramat penting yang tidak dapat dihapuskan.
Dari definisi pelanggan diatas, dapat disimpulkan bahwasanya pelanggan adalah orang yang menggunakan jasa kita untuk memenuhi tuntutan kebutuhan mereka, dan kita membutuhkan mereka untuk dapat menjalankan lembaga atau badan yang kita kelola.
SHOW or HIDE COMMENT

No comments:

Post a Comment

close