Tingkatan Manajemen Pendidikan Islam

Manajemen dalam organisasi dibagi menjadi tiga tingkatan sebagai berikut.

  1. Manajer lini garis-pertama ( first line ) adalah tingkatan manajemen paling rendah dalam  organisasi yang memimpin dan mengawasi tenaga-tenaga operasional. Manajer lini tidak membawahi manajer lain.
  2. Manajer manegah ( middle manager ) adalah manajemen menengah dapat meliputi beberapa tingkatan dalam suatu organisasi. Manajer menengah membawahi dan mengarahkan kegiatan-kegiatan para manajer lainnya, kadang-kadang membawahi juga karyawan operasional.
  3. Manajer puncak ( top manager ) terdiri dari kelompok yang relatif kecil, manager puncak bertanggung jawab atas manjemen keseluruhan organisasi. Top managers atau manajer utama bertugas menetapkan kebijakan operasional dan mengarahkan oraganisasi dalam berinteraksi dengan lingkungannya, baik makro dan mikro. Manajer utama atau manajer puncak adalah pemegang kendali umum perusahaan yang memberikan sebagian wewenang dan tanggung jawabnya kepada manajer yang berada di bawahnya.

Dilihat dari fungsinya, ada pula manajer fungsional, yang bertanggung jawab terhadap salah satu jenis pelaksanan kegiatan organisasi atau perusahaan.misalnya manajer pemasaran yang bertanggung jawab sepenuhnya terhadap berbagai teknik dan strategi pemasaran barang tertentu. Demikian pula, manajer produksi, manajer keuangan, manajer sumber daya manusia, dan sebagainya yang berwewenang dan tanggung jawabnya berada pada aktivitas tertentu, tetapi tetap menjaga keterkaitan dengan bidang-bidang lainnya, misalnya manajer produksi berkaitan dengan manajer pemasaran.



Seorang manajer juga dituntut untuk memiliki kecerdasan interaksional yang baik, artinya mampu bekerja sama dengan seluruh bidang yang terdapat dalam perusahaan tempatnya bekerja, terutama dalam menjalin hubungan kerjasama yang sinkronis dengan seluruh pegawai yang dipimpinnya. Kecerdasaan interaksional ini diperlukan agar hubungan harmonis antara atasan dan bawahan, antara bidang dan unit-unit yang terdapat dalam organisasi terbina dengan baik. Dengan gaya kepemimpinan yang motivatif, seorang manajer memiliki kemampuan membangkitkan semangat kerja seluruh bawahnya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel