Rencana Pengembangan Sekolah/Madrasah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan


  1. Forecasting (peramalan), perencanaan harus dapat meramalkan memperkirakan waktu yang akan datangtentang keadaan pasar, perkembangan situasi konsumen, kemajuan ilmu pengetahuandan teknologi, kebijakan pemerintah, dan lain sebagainya.
  2. Establising objective (penetapan tujuan) kepala madrasah/sekolah, rector, atau pimpinan lembaga pendidikan harus menentukan dengan tegas hasil akhir yang diinginkan.
  3. Programming (pemrograman), perencanaan dalam meningkatkan mutu pendidikan harusmenetapkanprosedur kegiatan-kegiatan dan pembiayaan yang diperlukan untuk setiap kegiatan demi tercapainya tujuan yang telah ditetapkan.
  4. Scheduling (penjadwalan), pimpinan lembaga pendidikan sebagai manajer harus dapat menentukan waktu yang tepat daam merencanakan dan melaksanakan program-program pendidikanyang strategis.
  5. Budgeting (penganggaran), penyusunan anggaran belanja harus dilakukan oleh perencana dalam mengalokasikan sumber-sumber dana yang ada serta penetapan besarnya anggaran untuk setiap kegiatan yang akan dilakukan.
  6. Developing procedure (pengembangan prosedur), untuk penghematan, efektivitas, dan kemudahan dalam pelaksanaan program-program kegiatan dalam meningkatkan mutu pendidikan di madrasah, diperlukan adanya standar operasional prosedur dalam menjalankan seluruh program kegiatan yang telah direncanakan sehingga membentuk suatu sistem yang mudah dijalankan dalam mencapai mutu pendidikan.
  7. Establishing and interpreting policies (penetapan dan penafsiran kebijakan), untuk menjamin keseragaman dan keselarasan tindakan dalam menguasai masalah-masalah dalam melaksanakan kebijakan perlu adanya kesamaan persepsi dan tindakan untuk melaksanakan kebijakan yang ada di madrasah.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel