Perencanaan Sarana dan Prasarana

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata perencanaan berasal dari kata rencana yang mempunyai arti rancangan atau rangka dari suatu yang akan dilakukan atau dikerjakan pada masa yang akan datang. Artinya, pada kerangka ini, perencanaan adalah menetapkan pekerjaan yang akan dilaksanakan untuk mencapai tujuan yang digariskan.


Dalam kaitannya dengan sarana dan prasarana, maka perencanaan disini adalah kegiatan menentukan tujuan atau pengambilan keputusan, rencana tindakan mendatang berkaitan dengan sarana dan prasarana di kemudian hari. Semisal, adanya perencanaan untuk kegiatan pengadaan sarana dan prasarana di kemudian hari. 

Secara garis besar, maksud dari perencanaan di sini adalah merinci rancangan pembelian, pengadaan, rehabilitasi, distribusi, atau pembuatan peralatan, dan perlengkapan sesuai dengan kebutuhan. Dengan demikian, perencanaan sarana dan prasarana dapat di definisikan sebagai keseluruhan proses perkiraan secara matang rancangan pembelian, pengadaan, rehabilitasi, distribusi atau pembuatan peralatan, dan perlengkapan yang sesuai dengan kebutuhan sekolah. 

Perencanaan sarana dan prasarana pendidikan, memiliki beberapa tujuan, yaitu sebagai berikut:
  1. Untuk mengupayakan pengadaan sarana dan prasarana melalui sistem perencanaan dan pengadaan yang hati-hati dan seksama. Dengan adanya perencanaan, maka diharapkan akan diperoleh peralatan dengan kualitas yang baik, sesuai dengan kebutuhan, dan dengan dana yang efisien.
  2. Untuk mengupayakan pemakaian sarana dan prasarana secara tepat dan efisien.
  3. Untuk mengupayakan pemeliharaan sarana dan prasarana sehingga keberadaannya selalu dalam kondisi siap pakai dalam setiap saat.
Sedangkan manfaat yang dapat diperoleh dengan dilakukannya perencanaan terhadap sarana dan prasarana, adalah sebagai berikut:
  1. Dapat membantu dalam menentukan tujuan
  2. Meletakkan dasar-dasar dan menentukan langkah-langkah yang akan dilakukan
  3. Menghilangkan ketidakpastian
  4. Dapat dijadikan sebagai suatu pedoman atau dasar untuk melakukan pengawasan, pengendalian, dan penilaian agar nantinya kegiatan dapat berjalan secara efektif dan efisien.
Dalam perencanaan sarana dan prasarana pendidikan, ada beberapa persyaratan yang harus diperhatikan sebagai berikut:
  1. Perencanaan sarana dan prasarana harus dipandang sebagai bagian integral dari usaha peningkatan kualitas proses belajar mengajar.
  2. Perencanaan harus jelas.
  3. Berdasarkan atas kesepakatan dan keputusan bersama dengan pihak-pihak yang terlibat dalam perencanaan.
  4. Mengikuti pedoman (standar) jenis, kuantitas, kualitas sesuai dengan skala prioritas.
  5. Perencanaan pengadaan sesuai dengan plafon anggaran yang disediakan
  6. Mengikuti prosedur yang berlaku
  7. Mengikut sertakan unsur orang tua peserta didik
  8. Fleksibel menyesuaikan dengan keadaan, perubahan situasi, dan kondisi yang tidak disangka-sangka.
  9. Dapat didasarkan pada jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel