Pengelolaan Perpustakaan

Pendidikan tidak mungkin terselenggara dengan baik apabila guru dan siswa tidak didukung dengan perpustakaan yang memadai. Perpustakaan adalah tempat untuk menyimpan dan memperoleh informasi dari berbagai jenis pustaka. Bahan pustaka disediakan untuk membantu guru dan siswa menyelesaikan tugas-tugas dalam proses pembelajaran. Di sana tersimpan buku pelajaran, buku bacaan,penunjang, dan referensi lain yang berbentuk cetak, maupun elektronik yang dapat mendukung tercapai tujuan pendidikan. Selain itu, perpustakaan dilengkapi dengan tempat membaca buku-buku. Bagi guru atau siswa yang ingin membacanya dirumah, perpustakaan menyediakan layanan peminjaman buku dengan jangka waktu beberapa hari. Perpustakaan memungkinkan para guru dan siswa memperluas dan memperdalam pengetahuan yang diperlukan.



 

Perpustakaan sekolah akan bermanfaat jika benar-benar memperlancar pencapaian tujuan proses pembelajaran di sekolah. Indikasi manfaat tersebut tidak hanya berupa tingginya prestasi murid, tetapi lebih jauh lagi, antara lain murid mampu mencari, menemukan, menyaring dan menulai informasi; terbiasa belajar sendiri; terlatih bertanggung jawab; serta selalu mengikuti perkembangan ilmu, pengetahuan, dan teknologi. Artinya, peran perpustakaan tidak hanya membantu penyelesaian tugas-tugas pembelajaran saja, tetapi juga dapat membangun kultur akademik. Para guru dan siswa tidak hanya memperoleh manfaat dengan terselesaikannya tugas pembelajaran, tetapi juga akan memperoleh manfaat berupa kebiasaan untuk mengembangkan diri secara berkelanjutan. Akan tetapi setiap perpustakaan harus memiliki kepala perpustakaan, dimana Kepala perpustakaan adalah seseorang yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan perpustakaan. Kepala perpustakaan harus ada jika sekolah yang bersangkutan mempunyai jumlah tenaga perpustakaan lebih daru satu orang. Selain itu, jika sekolah mempunyai lebih dari 6 rombel dan memiliki koleksi minimal 1.000 judul materi perpustakaan, idealnya harus memiliki kepala perpustakaan.
 
Seseorang yang diangkat menjadi kepala perpustakaan ialah orang yang telah memenuhi standar kualifikasi dan kompetensi yang telah ditetapkan secara nasional. Kepala perpustakaan dapat ditempuh melalui jalur pendidik dan jalur tenaga kependidikan. Melalui jalur pendidik, kepala perpustakaan sekolah harus memenuhi syarat dibawah ini.

  1. Berkualifikasi serendah-rendahnya diploma empat (D4) atau sarjana (S1).
  2. Memiliki sertifikat kompetensi pengelolaan perpustakaan sekolah/ madrasah dari lembaga yang ditetapkan pemerintah.
  3. Masa kerja minimal 3 tahun.
Sementara jika melalui jalur tenaga kependidikan, kepala perpustakaan harus memenuhi salah satu syarat di bawah ini.
  1. Berkualifikasi diploma dua (D2) ilmu perpustakaan dan informasi bagi pustakawan dengan masa kerja minimal 4 tahun, atau
  2. Berkualifikasi diploma dua (D2) non-ilmu perpustakaan dan informasi dengan sertifikat kompetensi pengelolaan perpustakaan sekolah/ madrasah dari lembaga yang ditetapkan oleh pemerintah dengan masa kerja 4 tahun di perpustakaan sekolah/madrasah.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel