Manajemen Sekolah

Manajemen Sekolah

Wednesday, October 24, 2018

Menurut pendapat para ahli manajemen merupakan suatu proses penataan kelembagaan dengan melibatkan sumber-sumber potensial, baik yang bersifat manusia maupun non-manusia dalam rangkan mencapai suatu pendidikan secara efektif dan efisien. 


Dari sekian banyak pengertian manajemen dapat ditarik benang merah bahwa : manajemen merupakan suatu kegiatan, manajemen memanfaatkan berbagai sumber daya, dan manajemen berupaya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
 
Konsep manajemen adalah menjalankan fungsi perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian menjadi suatu rangkaian kegiatan pengambilan keputusan yang bersifat mendasar atau menyeluruh dalam proses pendayagunaan segala sumber daya secara efisien disertai penetapan cara pelaksanaannya oleh suluruh jajaran dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuan organisasi. Manajemen merupakan suatu proses, yaitu sumber-sumber yang semula tidak berhubungan yang satu dengan yang lainnya, lalu diintegrasikan menjadi suatu system yang menyeluruh untuk mencapai tujuan organisasi.
 
Manajemen sekolah adalah proses dan instansi yang memimpin dan membimbing penyelenggaraan pekerjaan sekolah sebagai suatu organisasi dalam mewujudkan tujuan pendidikan dan tujuan sekolah yang telah ditetapkan.
 
Manajemen sekolah sebagai bagian dari manajemen pendidikan nasional, dalam perkembangannya tidak terlepas dari berbagai permasalahan yang menuntut penyesuaian-penyesuaian terhadap berbagai perubahan-perubahan yang menggambarkan katagori manajemen tersebut. Aspek penting dalam manajemen sekolah adalah bagaimana proses pengambilan keputsan sekolah dilakukan dengan mengimplementasikan konsep maupun teori manajemen dengan pengorganisasian . oleh karena itu manajemen sekolah harus difahami sebagai usaha menumbuh kembangkan kekuatan dan potensi sumber daya sekolah untuk mengekploitasi peluang yang muncul sehingga mencapai tujuan pendidikan yang bermutu.
 
Dilain pihak, Direktorat Pendidikan Menengah Umum Depdikanas telah menerbitkan buku panduan manajemen sekolah, yang di dalamnya mengetengahkan bidang-bidang kegiatan manajemen pendidikan, meliputi:
  1. Manajemen kurikulum. Prinsip dasar manajemen kurikulum ini adalah berusaha agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik, dengan tolok ukur mencapai tujuan oleh siswa dan mendorong guru untuk menyusun dan terus-menerus menyempurnakan strategi pembelajarannya.
  2. Manajemen Kesiswaan. Dalam manajemen kesiswaan terdapat empat prinsip dasar yaitu: (a) siswa harus diperlakukan sebagai subjek dan bukan objek. (b) kondisi siswa sangat beragam, ditinjau dari kondisi fisik, kemampuan intelektual, sosial ekonomi, minat dan seterusnya, (c) siswa hanya termotivasi belajar, jika mereka menyenangi apa yang diajarkan, (d) pengembangan potensi siswa tidak hanya menyangkut ranah kognitif, tetapi juga ranah efektif, dan psikomotor.
  3. Manajemen Personalia. Terdapat empat prinsip dasar manajemen personalia, yaitu: (a) dalam mengembangkan sekolah, sumber daya manusia adalah komponen paling berharga, (b) Sumber daya manusia akan berperan secara optimal jika dikelola dengan baik sehingga mengdukung tujuan institusional, (c) kultur dan suasana organisasi di sekolah, serta perilaku manajerial sekolah sangat berpengaruh terhadap pencapaian tujuan pengembangan sekolah, (d) mengupayakan agar setiap warga dapat bekerja sama dan saling mendukung untuk mencapai tujuan sekolah.
  4. Manajemen Keuangan. Manajemen keuangan di sekolah terutama berkenaan dengan kiat sekolah dalam menggali dana, kiat sekolah dalam mengelola dana, pengelolaan keuangan dikaitkan dengan program tahunan sekolah, cara mengadministrasikan dana sekolah, dan cara melakukan pengawasan,  pengendalian serta pemeriksaan. Inti dari manajemen keuangan adalah pancapaian efisiensi dan efektivitas.
  5. Manajemen Sarana dan Prasana Sekolah. Manajemen perawatan prefentif sarana prasarana sekolah merupakan tindakan yang dilakukan secara periodik dan terencana untuk merawat fasilitas fisik, seperti gedung, mebeler, dan peralatan sekolah lainnya, dengan tujuan untuk meningkan kinerja, memperpanjang usia pakai, menurunkan biaya efektif perawatan sarana dan prasarana sekolah.

Dapatkan Update Terbaru