Kerja Perencanaan

Kerja Perencanaan

Wednesday, September 26, 2018

perencanaan

Para manajer zaman sekarang harus beroperasi dalam lingkungan yang sangat dinamis. Dimana perubahan-perubahan menjadi peraturan, bukan pengecualian. Perencanaan mengizinkan manajer untuk bersedia untuk perubahan. Si perencana adalah orang dengan peluang yang paling besar untuk menghimpun semua sumber-sumber dari suatu organisasi menjadi satu kesatuan yang lebih efektif. Pendeknya perencanaan tak dapat diadakan. Ia adalah tangan intelektual dari pertumbuhan kita yang mendatang. Seorang manajer menjalankan fungsi-fungsi manajemen lainnya, seorang manajer menjalankan fungsi-fungsi manajerial untuk merealisasikan tujuan-tujuan yang diinginkan, Sedangkan cara untuk mencapainya disusun oleh usaha-usaha perencanaan. Dalam kata lain, perencanaan adalah fondasi dari manajemen.
Perencanaan efektif haruslah berdasarkan atas fakta-fakta dan informasi dan tidak atas emosi dan keinginan. Fakta-fakta yang bersangkutan langsung dengan situasi yang dalam pembahasan, dikaitkan dengan pengalaman dan pengetahuan manajer. Cara berfikir reflektif diperlukan, imajinasi dan pandangan kedepan sangat membantu. Seorang perencana harus mampu untuk membayangkan pola kegiatan yang diusulkan dengan jelas. Pada dasarnya perencanaan adalah suatu proses intelektual. Dengan menggunakannya para manajer mencoba memandang ke depan, menduga-duga kemungkinan-kemungkinan, bersedia siap untuk hal tak terduga, memetakan kegiatan-kegiatan, dan mengadakan urutan-urutan yang teratur untuk mencapai sebuah tujuan. Ini sebabnya mengapa perencanaan begitu pentingnya.

Mengapa merencanakan?

Dalil utama untuk merencanakan adalah bahwa perkembangan suatu rencana mengadakan untuk si perencana bimbingan dan tujuan. Mencari fakta-fakta, menentukan jalan kegiatan yang akan diikuti, dan memperkirakan waktu, tenaga dan bahan yang diperlukan dengan sendirinya merupakan kekuatan-kekuatan positif menuju manajemen yang baik. Perencanaan mengurangi kegiatan kebetulan dan usaha-usaha yang tidak berguna, usaha yang saling tindih. Banyak manajer yang menunjukkan bahwa perencanaan siap untuk penggunaan secara efektif fasilitas-fasilitas suatu organisasi yang tersedia. Untuk sesuatu jangka tertentu, penggunaan yang terbaik dilakukan dari apa yang tersedia. Keadaan ni sudah dipertimbangkan dalam angan-angan sudah di rangkai-rangkaikan.

Akhirnya perencanaan dapat menunjukkan keperluannya perubahan yang akan datang. Ia dapat mengungkapkan peluang-peluang untuk jasa baru. Ia membimbing manajemen memikirkan kegiatan-kegiatan yang dikehendaki di masa mendatang dan menjelaskan cara terbaik untuk membuat penggiliran dan apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan-tujuan.

Dapatkan Update Terbaru