Kepemimpinan Dalam Manajemen

Kepemimpinan Dalam Manajemen

Tuesday, September 18, 2018



kepemimpinan dalam manajemen
 Setiap orang mempunyai sekedar pengaruh yang lain; dengan praktek, pengaruh ini jadi tunggu. Sebagian orang lebih banyak dapat dipengaruhi dari yang lain-lain, dan sebagian kondisi lebih banyak dapat digunakan untuk mempengaruhi, maka sangat mungkin untuk mempraktekkan kepemimpinan ini. Kita dapat memandang kepemimpinan sebagai kemampuan seseorang atau pemimpin, untuk mempengaruhi perilaku orang lain menurut keinginan-keinginannya dalam suatu keadaan tertentu. Kepemimpinan adalah suatu pertumbuhan alami dari orang-orang yang berserikat untuk suatu tujuan dalam suatu kelompok. Beberapa orang kelompok itu akan memimpin, bagian terbesar akan mengikuti. Sebenarnya, kebanyakan orang menginginkan seseorang untuk menentukan apa yang harus diperbuat dan bagamana membuatnya. Seorang pemimpin menerima tanggung jawab dan berhasrat untuk menjalankan keputusan-keputusan untuk persoalan-persoalan itu. Seorang pemimpinmengenal dan memahami kebutuhan-kebutuhan dari orang-orang yang bukan pemimpin.

Seringkali, iniah yang menjadi akibat untuk mengembangkan suatu lingkungan saling pengertian, yang timbul dari banyak siding-sidang partisipasi dan konsultasi.

Sorang pemimpin melaksanakan rencana-rencana jadi kegiatan dan membarikan sumbangannya untuk menjadikan sebuah rencana suatu kenyataan. Pemimpin itu menyampaikan rencana itu kepada sekutu-sekutunya, menjelaskan maksud dari kegiatan itu, mengatakan apa yang akan dibuat oleh setiap anggota, berusaha untuk membangkitkan kegembiraan, dan berusaha untuk menyelesaikan setiap perselisihan di kalangan angota-anggotanya. Pada dasarnya, sang pemimpin memotivasikan dan membimbing periaku anggotanya buka pemimpin untuk memenuhi rencana iu dan menyelesaikan pekerjaan yang dkehendaki itu.

Para pemimpin juga menjalankan sebuah fungsi lainnya, yang sangat penting. Mereka mencoba memahami persoalan-persoalan yang dihadapi para anggota dan juga perasaan-perasaan mereka terhadappersoalan-persoalan ini. Pekerjaan mereka, sekutu-sekutunya, dan lingkungan kerja. Seringkali kegiatan ni diabakan dalam pembahasan-pembahasan ke pemimpin mengenal masalah-masalah ini serta perasaan-perasaan sekutunya, memungkinkan para pemimpin untuk memperoleh informasi dan tanggapan-tanggapan, yang dapat dgunakan pemimpin mereka dapat ditingkatkan. Misalnya, mengetahui bagaimana perasaan kawan-kawannya mengenai suatu soal tertentu, membantu pemimpin itu untuk mengambi keputusan-keputusan, dan fakta-fakta operasional yang langsung berasal dari mereka, yang menjalankan pekerjaan itu, adalah penting untuk “meng-appraisal” usaha-usaha pekerjaan yang sedang dilakukan. Selanjutnya, suatu motivasi yang dampaknya menguntungkan bagi kelompok itu, didapati kalau pemimpin itu benar-benar menunjukkan perhatiannya terhadap apa pikiran meraka tentang pekerjaan yang dilakukannya. Sebenarnya, terhadap interaksi-interaksi timbal balik antara pemimpin dan bukan pemimpin. Bukannya tidak biasa non pemimpin mempengaruhi pemimpin. Tanggapan mereka atas permintaan-permintaan sang pemimpin cenderung untuk sangat mempengaruhi periaku pemimpn itu sendiri. Juga, banyak pemimpin-pemimpin yang mengindahkan benar perilaku yang dimulai oleh orang-orang bukan pemimpin. Pengindahan seperti itu memberikan kepada pemimpin pegangan, mengenai kelompok itu dan menyarankan perbaikan-perbaikan dalam perilaku pemimpin itu sendiri untuk hubungan-hubungan yang lebih serasi.

Dapatkan Update Terbaru