Apa Yang Dilakukan Oleh Manajer?

  1. Manajer bekerja dengan dan melalui oranglain. Istilah "orang" mencakup tidak hanya para bawahan dan atasan, tetapi juga manajer-manajer lainnya dalam organisasi. disamping itu "orang" juga termasuk individu-individu dari luar organisasi, penyelia, konsumen atau pelanggan, pengurus serikat karyawan, pejabat dan karyawan kantor-kantor pemerintah, dan sebagainya.
  2. Manajer memadukan dan menyeimbangkan tujuan-tujuan yang saling bertentangan dan menetapkan prioritas-prioritas. Setiap manajer akan menghadapi sejumlah tujuan, masalah dan kebutuhan organisasional yang semuanya ini bersaing untuk memperebutkan sumberdaya-sumberdaya organisasi. Karena berbagai sumber daya tersebut sealu terbatas, manajer harus menjaga keseimbangan diantara berbagai tujaun dan kebutuhan organisasional.
  3. Manajer bertanggung jawab dan mempertanggung jawabkan. Para manajer ditugaskan untuk mengelola pekerjaan-pekerjaan tertentu secara sukses. Mereka biasanya dievaluasi atas dasar seberapa baik mereka mengatur tugas-tugas yang harus diselesaikan. Lebih lanjut, menajer juga bertanggung jawab atas kegiatan-kegiatan bawahannya. Sukses atau kegagalan bawahan adalah cerminan langsung sukses atau gagalnya manajer.
  4. Manajer harus berfikir secara analis dan konseptual. Untuk menjadi pemikiryang analitis, manajer harus mampu merinci dan memisah-misahkan suatu masalah menjadi komponen-komponen masalah, menganalisa komponen-komponen tersebut, dan kemudian mencari penyelesaian yang layak dengan akurat. Dan lebih penting bagi manajer adalah menjadi pemikir konseptual, yang mampu memandang keseluruhan tugas dan mengkaitkan suatu tugas dengan tugas-tugas yang lain.
  5. Manajer adalah seorang mediator Organisasi terdiri dari orang-orang, dan kadang-kadang mereka saling tidak bersetuju atau saling bertentangan. Bila hal itu terjadi dalam suatu unit kerja dan organisasi, maka bisa menurunkan semangat kerja dan produktivitas, atau bisa merusak suasana kerja, atau bahkan para karyawan yang cakap bisa meninggalkan organisasi. kejadian-keejadian seperti ini menuntut peranan manajer sebagai mediator (penengah).
  6. Manajer adalah seorang politisi. Seperti apa yang dilakukan politisi dalam mengkampanyekan program-programnya, manajer harus mengembangkan hubungan-hubungan baik untuk mendapatkan  dukungan atas kegiatan-kegiatan  usulan-usulan atau keputusan-keputusan. Setiap manajer yang efektif "memainkan politik" dengan mengembangkan jaringan kerjasama timbal balik dengan para manajer lain dalam organisasi.
  7. Manajer adalah seorang diplomat. Manajer mungkin harus berperan sebagai wakil resm kelompok kerjanya pada pertemuan-pertemuan organisasional. Manajer juga mungkin mewakili organisasi dalam berurusan dengan kontraktor, langgaran, pejabat pemerintah, atau personalia organisasi lain.
  8. Manajer mengambil keputusan-keputusan sulit. organisasi sealu menghadapi banyak masalah. Manajer adalah orang yang diharapkan dapat menemukan pemecahan berbagai masalah sulit dan mengambil berbagai keputusan yang akurat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel